Home / Sejarah / Ini Kisah Bang Tare, Lewat KNPI Usulkan HAS Hanandjoedin Jadi Nama Bandara

Ini Kisah Bang Tare, Lewat KNPI Usulkan HAS Hanandjoedin Jadi Nama Bandara

Bagikan :
  • 220
    Shares

TANJUNGPANDAN: Bagi yang hendak ke Bandara di Belitung, pasti akan selalu ingat, nama Bandara, yakni nama HAS Hanandjoedin,yang dilekatkan pada tulisan Bandara. Itulah namanya Bandara, HAS Hanandjoedin di Tanjungpandan, saat ini yang menjadi perbincangan hangat di tingkat daerah maupun nasional, menyangkut usulan penerbangan internasional maupun pengajuan HAS Hanandjoedin sebagai pahlawan nasional.

Tapi, ditilik dari sejarahnya, nama Bandara ini sebetulnya awalnya adalah Bandara Buluh Tumbang. Namun, belakangan ini diubah menjadi Bandara HAS Hanandjoedin.
Pengusulan nama Bandara HAS Hanandjoedin yang merupakan nama tokoh nasional dan salah satu pendiri angkatan perang Republik Indonesia, yang sekarang menjadi TNI Angkatan Udara.

Tentu saja, sosok yang menobatkan pengusukan nama Bandara (Air Port) adalah jerik payah dari kalangan, KNPI Kabupaten Belitung adalah pimpinan H Muchtar Mutong (bang tare), tahun 1996.

Bang Tare punya cerita soal usulan nama Bandara ini menjadi HAS Hanandjoedin. Kisahnya, saat mantan pimpinan DPRD Kabupaten Belitung ini mengelar musda VI KNPI Kabupaten Belitung. Dalam musda itu, sebagai Ketua KNPI Kabupaten Belitung direkomendasikan untuk pengusulan nama Bandara HAS Hanandjoedin mengingat sebagai tokoh nasional dari AURI yang layak dijadikan sebagai nama Air Port, Bandara.

Usulan dalam musda ini, kata Mantan anggota DPRD Belitung ini disetujui oleh Bupati Belitung dan Ketua DPRD Belitung ketika itu. Bekal rekomendasi dari kedua pejabat penting inilah tambah Tare dijadikan usulan untuk ke pusat. “Usulan itu, disampaikak ke Mabes TNI di Jakarta. Alhasil, usulan itu diterima jajaran mabes ABRI,”kenang Tare.

Tak sampai disitu. KNPI kala itu, kata Tare juga menyampaikan usulan ke departemen perhubungan RI di Jakarta.”Alhamdulilah, usulan itu disetujui dan hingga kini nama Bandara HAS Hanandjoedin,”ungkap Tare.

Suatu hal yang tidak disadari, kata tare lagi, Bandara HAS Hanandjoedin menjadi bandara yang mendunia berkat karya anak muda, yang mana kini menjadi pintu lalu lintas udara masuknya berbagai maskapai penerbangan daerah, nasional dan penerbangan perdana internasional dari Malaysia Ke Belitung, baru baru ini.Semoga.*trawangnews.com