Home / Bangka Belitung / Buat Gubernur Baru , Dermaga Tambat Perahu Suak Kemang Layak Diperbaiki

Buat Gubernur Baru , Dermaga Tambat Perahu Suak Kemang Layak Diperbaiki

Bagikan :

SELATNASIK: Dermaga tambat perahu Di Dusun Suak Kemang RW 02, di kawasan Desa Petaling, Kecamatan Selat Nasik, Belitung Induk mengalami kerusakan yang sangat signifikan. Para nelayan sangat berharap agar pemerintah daerah setempat maupun pemerintah provinsi Bangka Belitung segera memperbaiki jembatan tersebut karena hal itu sangat penting sebagai aktivitas roda perekonomian para nelayan sehari-hari.

Kontributor trawangnews.com di Selat Nasik mengabarkan bahwa jembatan tambat perahu Suak Kemang ini memiliki panjang sekitar 500 meter dengan lebar 1,5 meter. Kondisi dermaga ini yang sebelumnya bisa digunakan dengan kendaraan roda dua namun hingga kini tidak bisa dilalui. Sehingga para nelayan yang ingin melintasi jalan tersebut maka mereka harus berjalan membawa berbagai perlengkapan nelayan sampai ke tempat perahu.

Ketika diminta tanggapan dari contributor trawangnews.com kepada salah seorang nelayan Petaling Sudarno membenarkan bahwa jembatan itu mengalami kerusakan selama ini.”Sudah hampir beberapa tahun jembatan ini mengalami kerusakan,” ungkap Sudarno.

Sudarno berharap agar pemerintah daerah untuk secepat mungkin memperbaiki jembatan ini sehingga nantinya bisa dapat digunakan oleh kendaraan roda dua dilalui.
“Sebab, di sinilah mata pencaharian kami sebagai nelayan,” tambah Sudarno.

Ia berharap agar pemerintah provinsi Bangka Belitung dapat membantu pembangunan jembatan ini sebagai upaya untuk memenuhi pelayanan publik Bangka Belitung.

“Kita minta gubernur dan wakil gubernur yang baru dilantik agar dapat dibangun yang baru menjadi lebih baik,” kata Sudarno.

Dari informasi yang diperoleh para nelayan saat ini jumlah perahu nelayan yang bersandar di dermaga tersebut berkisar 20 perahu. Dermaga ini memang digunakan untuk aktivitas nelayan sehari-hari.

Dermaga ini memang awalnya dapat dilalui dengan kendaraan roda dua namun hingga kini kondisi ini sudah mulai rusak dan sudah harus mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah daerah.*trawangnews.com