Home / Kelakar / Isu Money Politik Selalu ada Saat pemilu

Isu Money Politik Selalu ada Saat pemilu

Bagikan :

Money politik (politik uang) rupanya kerap muncul diperbincangkan bila setiap terjadinya pemilu legislative (pileg) . Karenanya upaya yang harus dilakukan untuk menghilangkan money politik adalah bagaimana memberikan sangsi yang ketat kepada setiap partai politik. Sebagai implementasinya bisa dituangkan dalam peraturan perundang-undangan sehingga dapat memberikan kepastian hukum menyangkut persoalan money politik sehingga tidak menganggu proses demokrasi yang selalu didengung-dengungkan selama ini.

“Ada dugaan, banyaknya dilakukan money politik yang dilakukan oleh oknum partai tersebut sendiri, sehingga sulit dielakkan bila money politik itu selalu ada di tengah-tengah kita,” ucap beberapa tanggapan warga ketika dihimpun trawang.com menyangkut persoalan money politik yang kini sudah membabi buta.

Menurut dugaan mereka, upaya yang dilakukan untuk menghentikan money politik itu harus dimulai dari partai sehingga bisa diminimalisir praktik money politik itu sendiri.

“Harus ada aturan baru soal sistim money politik, misalnya bila sebuah partai oknumnya melakukan money politik, maka sebuah partai tersebut diberikan sangki dan tidak diikut dalam proses pemilu atau dibatalkan seluruh calon anggota partai tersebut yang mencalonkan diri dari partai tersebut dan selain itu, peran pengawas pemilu juga yang ditunjuk dengan undang-undang juga harus memberikan pengawasan yang melekat dan berani memperjuangkan kebenaran dan keadilan serta yang lebih penting lagi panitia (perangkat KPU hingga ke tingkat pelaksana dibawahnya harus jujur),” ungkapnya.

Bila yang diterapkan pola diatas, maka besar kemungkinan money politik tidak akan muncul lantaran partai politik pun akan mengawasi kadernya yang ikut money politik.”Nah, mereka akan takut dan tidak bisa berbuat apa-apa. Kalau tidak ada money politik, maka akan sehat politik dan demokrasi. Jadi akhirnya kader akan bertarung secara kualitas dan lebih ke arah memperjuangkan program-program kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Sementara saat dihimpun trawang beberapa calon legislative yang tak lolos masuk menjadi wakil rakyat menilai sangat setuju bila ada peraturan yang ketat setiap partai menyangkut money politik. “Jadi harus ada aturan baru soal money politik di partai, apa diatur dalam UU Pemilu atau peraturan lainnya,” ucap seorang caleg yang gagal masuk anggota DPRD namun menolak disebutkan namanya kepada trawang.