Home / Wisata Belitung / Lengkuas Dibuka Untuk Wisatawan, Tapi Dengan Catatan-Catatan

Lengkuas Dibuka Untuk Wisatawan, Tapi Dengan Catatan-Catatan

Bagikan :

Setelah sebelumnya, kawasan pantai Lengkuas ditutup untuk umum, namun mulai hari ini Lengkuas dinyatakan dibuka kembali untuk wisatawan. Dengan catatan, nantinya akan ada MOU segera dan S.O.P serta peminjaman sementara toilet milik distrik kenavigasian kemenhub RI kepada turis yang tentunya masalah kebersihan,keamanan dan kenyamanan harus dijunjung tinggi dan dijalankan secara komitmen dan konsisten oleh semua pihak.

Itulah sebuah kesimpulan seperti diungkapkan Wakil ketua DPRD Belitung Isyak Meirobie kepada trawangnews.com menyangkut persoalan Lengkuas yang sebelumnya sempat ditutup dan kini sesuai kesepakatan dibukanya kembali untuk wisatawan. Hasil ketentuan tersebut kata Isyak, merupakan kesepakatan bersama Kepala Distrik Navigasi kelas I Tanjung Periok Kementrian Perhubungan RI , Bupati Belitung, Wakil Bupati Belitung, DPRD Belitung dan semua stakeholder pariwisata Belitung, yang bertempat di Kantor Bupati Belitung, pada hari ini Selasa 20 Juni 2017.

Isyak menyatakan pembahasan menyangkut Mercesuar Lengkuas ini merupakan tindak lanjut dari Kunjungan Kerja DPRD provinsi Bangka Belitung, DPRD Belitung maupun Surat Bupati Belitung terkait permintaan pembukaan kembali Mercesuar Lengkuas.

Menurut Isyak berdasarkan kesepakatan terhadap berbagai masukan stackholder pariwisata maupun pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Belitung akhirnya dibuatkan sebuah kesepahaman terkait aksi jangka panjang maupun jangka pendek.

Jangka Pendek menurut Isyak, dibukanya mercesuar lengkuas harus ditindaklanjuti dengan peminjaman sementara fasilitas toilet, dan Izin menaiki menara sampai lantai 3. Hal ini kata Isyak, agar wisatawan tetap terjaga kenyamanan dan keamannya di saat di menara. Karena fungsi menara lanjut Isyak adalah untuk memandu lalu lintas dan manuver kapal dan sistim navigasi.
“Jadi ada jarak tertentu harus steril dari keramaian. Dan kesepahama ini akan ditindaklanjuti kemudian oleh Bupati dan kepala distrik navigasi kemenhub tersebut adalah untuk menjadi dasar diperbolehkannya hal diatas namun harus mengacu pada standart Operating Procedure (S.O.P).

Untuk jangka menengah dan jangaka panjang, Isyak meminta kejelasan legalitas agar pemda dan DPRD bisa menganggarkan pembangunan toilet permanen yang memenuhi standar serta pembangunan fasilitas pendukung lainnya seperti dermaga apung atau sejenisnya.
“Lengkuas telah menjadi icon wisata Belitung.Kita harus sanggup menjaga citra kepariwisataan lengkuas dengan fasilitas yang terbaik,” ucapnya.

Sementara itu, warga masyarakat menyambut baik upaya pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Belitung H Sahani Saleh S.Sos yang telah mendesak agar dibukanya kembali pembukaan mercu suar untuk umum. Begitu pun ucapan terima kasih juga kepada jajaran DPRD Belitung beserta para anggotanya. “Terima kasih kepada pak Sahani Saleh (Bupati Belitung), maupun Pak Isyak Meirobie (Wakil Ketua DPRD Belitung) yang hadir, dan yang telah mengupayakan menghasilkan kesepakatan terhadap kembali dibuka mercesuar Lengkuas untuk wisatawan, pada pertemuan di kantor Bupati Belitung. Begitu juga terima kasih pada kawan DPRD provinsi yang telah mengupayakan untuk ikut mendukung hal ini,”ujar Usuf kepada trawangnews.com ketika diminta komentarnya terhadap telah dibukanya Mercesuar Lengkuas ini untuk umum . *trawangnews.com