Home / Sejarah / Penulis Mohon Doa Restu Masyarakat Dukungan Hanandjoeddin Jadi Pahlawan

Penulis Mohon Doa Restu Masyarakat Dukungan Hanandjoeddin Jadi Pahlawan

Bagikan :
  • 1
    Share

TANJUNGPANDAN: Penulis Buku Biografi HAS Hanandjoeddin, Haril Andersen memohon doa restu dan dukungan dari seluruh prajurit TNI dan masyarakat Indonesia atas pengajuan Alm. Letkol Pas (Purn) H.AS Hanandjoeddin, tokoh pejuang kemerdekaan RI asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai pahlawan nasional RI.

Menurut Haril, berkas pengusulan Letkol Pas (Purn) H.AS Hanandjoeddin telah disampaikan Pemprov Kepulauan Bangka Belitung ke Kementerian Sosial RI, pada 26 April 2018, dengan dukungan surat rekomendasi dari Pemkab Malang, Pemkot Malang dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kini Panglima TNI).

Haril menyebutkan bahwa Letkol Pas (Purn) H.AS Hanandjoeddin (1910-1995), merupakan salah seorang tokoh pembentukan BKR Oedara Malang, (1945) dan salah satu pelopor berdirinya Tentara Repoeblik Indonesia Angkatan Oedara, 1946. Hanandjoeddin kata Haril, memulai karir sebagai perwira Divisi VIII Untung Surapati, Jawa Timur dengan pangkat Letnan Satu (1945).

Selama masa revolusi kemerdekaan RI 1945-1949, tidak pernah absen membela NKRI. Hanandjoeddin, tambah Haril, adalah Kepala Bagian Teknik Pangkalan Udara Bugis Malang yang memimpin perbaikan lebih dari 70 buah pesawat rampasan dari Jepang di Pangkalan Bugis Malang,alutsista pertama modal awal berdirinya TNI Angkatan Udara.

Saat berpangkat Opsir Muda Udara III, Hanandjoeddin adalah Komandan Pertahanan Gerilya AURI di Jawa Timur, (1948-1949), pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia. Selama aktif di kemiliteran, lanjut Haril, Hanandjoeddin memimpin kompi Pasukan Pertahanan Pangkalan (PPP) / PGT AURI dalam operasi Trikora pembebasan Irian Barat, operasi mengatasi gerombolan Kahar Muzakar, operasi mengatasi PRRI/Permesta, dll.
H. AS Hanandjoeddin pernah menjabat Bupati Belitung (1967-1972). Nama H. AS Hanandjoeddin telah diabadikan menjadi nama bandar udara internasional dan Pangkalan Udara TNI AU di Tanjungpandan, Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. *trawangnews.com/penulis Buku Biografi.