Home / Bangka Belitung / Sinergi PPI & BNNK, Deklarasi Paskibra Sekolah Anti & Musuh Narkoba

Sinergi PPI & BNNK, Deklarasi Paskibra Sekolah Anti & Musuh Narkoba

Bagikan :
  • 19
    Shares

TANJUNGPANDAN: Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bangka Belitung, Brigjend (Pol) Drs. Nanang Hadiyanto menghadiri Deklarasi Gerakan Paskibra Sekolah Anti & Musuh Narkoba Sabtu (02/02) di Gedung Olahraga Tanjungpandan.

Kegiatan yang digagas oleh Pengurus Kabupaten Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Belitung ini dihadiri Narasumber Kasat Narkoba Iptu Naek Hutaeyan, Kepala BNNK Belitung, Dahnial, S.IP dan Heri Irawan yang merupakan mantan Narapidana Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan.


Hadir membuka acara mewakili Bupati Belitung adalah Asisten I Pemkab Belitung, Mirang Uganda SH menyampaikan apresiasinya kepada Pengurus Kabupaten PPI Belitung yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan ini.

Menurut Mirang saat ini peredaran narkoba tidak hanya melalui kawasan perkotaan saja tetapi juga sudah memasuki pedesaan dan pelosok di seluruh penjuru tanah air dan bahkan sudah menyasar ke seluruh lapisan masyarakat dan ini sangat membahayakan generasi penerus bangsa.


Dalam Talk Show yang dipandu oleh Penyiar Radio BFm Laily Hayat, peserta tampak sangat antusias mendengarkan paparan dari para narasumber. Dihadapan 320 Paskibra Sekolah Tingkat SMA / SMK / MA Se – Kabupaten Belitung Brigjend (Pol) Drs. Nanang Hadiyanto menjelaskan gambaran situasi penyalahgunaan narkoba yang terjadi di Indonesia. Upaya penanggulangan narkoba harus dilakukan secara serius dan melibatkan lintar sektor secara sinergis.

Semua komponen bangsa harus waspada dan meningkatkan kesadarannya, karena sindikat narkoba terus mengembangkan cara atau modus operandinya, tegas Nanang
Selanjutnya, Kasat Narkoba Iptu Naek Hutaeyan menekankan kepada para genersi muda untut TAAT Hukum, dimulai dari hal terkecil, karena Narkoba, Korupsi, tidak pakai helm ini sama – sama melanggar hukum. Dan orang tua dirumah harus peka terhadap pergaulan anak – anak nya diluar rumah untuk meminimalisir pelanggaran hukum yang dilakukan oleh anak, ujarnya.

Sementara itu Heri Irawan menceritakan pengalamannya yang bergaul dengan Narkoba sejak saat SMP. Bagaimana saat itu dirinya sangat jauh dari agama dan salah dalam memilih teman. Sebenarnya untuk menjauhi narkoba itu mudah saja, masukkan agama kedalam diri kita taat kepada Allah dan berdakwah mengajak kepada kebaikan, karena saya dengan cara inilah lepas dari jeratan Narkoba, bahkan dengan cara ini saya bisa menikmati proses penjemputan hidayah dari dalam penjara.


Ditemui selesai kegiatan, Ketua Umum Pengurus Kabupaten PPI Belitung Yovie Agustian Putra, A.Ma.Pust menyampaikan untuk membangun kesadaran bahaya narkoba, maka perlu sosialisasi yang masif tentang bahaya narkoba ke masyarakat. Kami sebagai OKP siap mendukung Pemerintah daerah dalam pembinaan generasi muda. Dirinya juga menyampaikan terimakasih kepada BNNK dan Polres Beltung atas sinergi dalam pelaksanaan kegiatan ini. Kami berharap sinergi ini bisa terus terjalin dalam memberantas peredaran gelap narkoba di Kabupaten Belitung, harap yovie didampingi Ketua Bidang Sekretariat M. Yunus. *