Home / Bangka Belitung / Tambak Udang Vaname di Tg Kelumpang Gairahkan Ekonomi Masyarakat

Tambak Udang Vaname di Tg Kelumpang Gairahkan Ekonomi Masyarakat

Bagikan :

SIMPANGPESAK: Lahan kosong milik Yusman, yang berada di dusun Aik Kelumpang, Desa Tanjung Kelumpang, Kecamatan Simpang Pesak, Kabupaten Beltim, kini sudah berubah fungsi. Awalnya lahan tidur, kini disulap menjadi sebuah lahan tambak yang bermanfaat serta berdampak ekonomi bagi masyarakat dan daerah.

Adalah usaha pengembangan tambak udang Vaname, yang dikelola sebuah perusahaan CV Belitong Jaya Vaname, yang bekerja sama dengan Yusman, pemilik lahan yang berada di dusun Aik Kelumpang, Desa Tanjung Kelumpang, Kecamatan Simpang Pesak.

Dan kawasan tambak udang vaname inilah yang belum lama ini dikunjungi ketiga anggota DPRD Babel masing masing Beliadi SIP (Gerindra), Junaidi Rachman (PDI Perjuangan), Erwandi A. Rani (PKS).

Dihadapan ketiga anggota dewan, Yusman sebut bahwa lahan tambak yang dimilikinya merupakan kerjasama perusahaan CV Belitong Jaya Vaname, untuk usaha pengembangbiakan udang Vaname.

Dari lahan yang dimiliki 10 hektar, Menurut Yusman, saat ini lahan dimanfaatkan 3 hektar dengan 6 kolam tambak untuk usaha pengembangan tambak udang tersebut.

“Dari 6 kolam ada ukuran 50 x 50 meter dan 50 x 30 meter. Untuk bibit per kolam 300 ribu sampai 400 ribu bibit untuk dikembangbiakan,” cerita Yusman.

Dengan pengembangan tambak udang vaname, Yusman sebut saat ini sejumlah tenaga kerja terserap yang direkrut dari masyarakat setempat.
“Untuk pekerja 1 org satpam, 3 org petugas kolam, 1 orang teknis pakan, 1 org teknis listrik, 2 orang tukang masak. Sedangkan, untuk pekerjaan waktu panen 6 orang tukang jala, 8 orang tukang pikul, 15 orang tukang sortir,” katanya.

Selama dikembangbiakan, kata Yusman, upaya pengembangan usaha tambak udang ini sudah memanen udang vaname untuk kebutuhan lokal hingga diekspor ke luar daerah.

“Pembelinya pun ada dari Lampung yang langsung dikirim ke Jakarta. Dari taksiran hasil panen, dari 3 hektar dengan 6 kolam tersebut hasilnya ketika panen berkisar 36000 kg atau 36 ton dengan nilai transaksi diatas 2 milliar,” katanya.

Sementara itu, ketiga anggota Komisi 2 DPRD Babel baik Erwandi A Rani, Junaidi Rachman dan Beliadi menyambut baik adanya program pengembangan usaha tambak udang vaname yang dapat menciptakan peluang kesempatan lapangan kerja hingga mengairahkan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Daripada menjadi lahan tidur, memang baiknya dimanfaatkan secara produktif seperti pengembangan usaha tambak udang yang dirintis pak Yusman dan patut kita acungkan jempol,” katanya

Untuk mendukung usaha ini, Ketiga anggota dewan ini pun meminta kepada Pemerintah setempat agar mempermudah berbagai perizinan dan bisa mendukung upaya pengembangan ekonomi masyarakat termasuk penciptaan lapangan kerja masyarakat.
“Dan silakan pemerintah daerah membuka dan memberi peluang mitra bisnis antara warga yang memiliki lahan dengan pihak perusahaan untuk membangun tambak udang ini,” katanya.

Begitu juga, ketiga anggota dewan ini mengajak peranan Bumdes di pulau Belitong untuk bermitra dengan pemilik lahan dan perusahaan untuk sama-sama melakukan usaha pengembangan tambak udang seperti dirintis Yusman.

“Pengembangan usaha tambak udang Yusman ini menjadi pilot proyek dan bisa ditiru dan menjadi motivasi bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha tambak udang ini di pulau Belitong (Belitung dan Beltim),” kata mereka.*