Home / Bangka Belitung / Wabup Belitung Launching Lomba Menulis Surat Pelajar Se-Belitung

Wabup Belitung Launching Lomba Menulis Surat Pelajar Se-Belitung

Bagikan :
  • 26
    Shares

TANJUNGPANDAN: Organisasi Purna Paskibraka Indonesia tidak hanya Bergelut dengan urusan baris- berbaris, kerjasama dengan berbagai lembaga diharapkan dapat merubah wajah PPI (Purna Paskibraka Indonesia) sebagai mitra pemerintah dalam mengembangkan potensi pemuda. Salah satunya dengan meluncurkan gerakan literasi lewat buku “100 Surat Cinta Untuk Pak Sanem dan Bang Isyak”.

Penerbitan buku ini akan didahului dengan lomba menulis surat kepada Bupati dan Wakil Bupati yang diikuti oleh pelajar se-kabupaten Belitung. Tentunya jika target minimal 1000 surat yang masuk tercapai.

 

Hal ini disampaikan Ketua Umum Pengurus Kabupaten PPI Belitung Yovie Agustian Putra, A.Ma. Pust dalam acara Launching Lomba Menulis Surat Kalangan Pelajar di Ruang Sidang Pemkab Belitung, Senin (28/1/2019). Lomba yang digagas oleh Pengurus PPI Kabupaten Belitung ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie, Kepala Dinas Pemuda MZ. Hendra Caya , Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Paryanta dan Kepala Kantor Pos Cabang Tanjungpandan Asmad Nuzul Pasha .

“Keprihatinan kami, dengan (kondisi) pemuda yang kini dipengaruhi gadget membuat kebiasaan menulis (terasa) sangat berat,” ujar Kepala Kantor Pos Cabang Tanjungpandan Asmad Nuzul dalam sambutannya. Keterlibatan PT POS dalam kegiatan ini mempermudah kegiatan lomba. Dimana setiap peserta akan mengirimkan surat melalui Kantor Pos Terdekat.a

Sementara itu Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobi, S.Sn, M.Si mengapresiasi gagasan dan gerakan yang dilakukan Pengurus Kabupaten PPI Belitung dan mengajak semua pihak khususnya Dinas Pendidikan untuk mensukseskan gerakan ini. Saya senang, lomba ini mengembalikan saya ke masa lalu. Surat itu seperti mesin waktu. Apalagi kalau ingat mantan pacar saya (Istri) . Tapi sekarang, surat ditinggalkan masa muda padahal dengan menulis kita mengasah otak agar pintar dan segar. Menulis bisa berujung karya,” kata Isyak seraya mengenang masa dimana menulis bisa menyelamatkan mahasiswa kurang mampu.

Dengan sayembara menulis dua tahun berturut-turut, Isyak -yang kini Wakil Bupati termuda di Belitung ini-bisa mendapatkan beasiswa sehingga biaya kuliah menjadi ringan. Di akhir acara, Wabup mengingatkan untuk selalu mengembangkan literasi yang positif. “Ekspresi dan narasi mulai tergantikan dengan smartphone. Teknologi boleh berkembang pesat tapi hal positif jangan ditinggalkan,” tambah Isyak .

Target kita masuk 1000 surat untuk kita seleksi menjadi 100 surat terbaik, tentunya ini memerlukan dukungan dari Dinas Pendidikan khusus nya para Kepala Sekolah Untuk sama bergerak mensukseskan kegiatan ini. Kita kirimkan surat undangan peserta ke seluruh sekolah, agar informasi ini sampai ke Sekolah diseluruh pelosok Kabupaten Belitung. 3 Pemenang masing masing tingkatan akan kami undang makan malam dan membacakan suratnya secara langsung bersama Bupati dan Wakil Bupati Belitung sekaligus penyerahan hadiah didampingi Kepala Sekolah dan Orang Tua mereka, ujar yovie yang kesehariannya berdinas di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan.

Peluncuran Lomba Menulis Surat Cinta ini diawali dengan penyerahan frame perangko berwajah Bupati Belitung H. Sahani Saleh dan Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie oleh Kepala PT POS Cabang Tanjungpandan (Fiet/IKP).*Pers Realease Lapas Kelas II B Tanjungpandan.