Home / Bangka Belitung / Yusli Izha Setuju Nama Jalan Raya H.AS HANANDJOEDDIN

Yusli Izha Setuju Nama Jalan Raya H.AS HANANDJOEDDIN

Bagikan :

MANGGAR: Usulan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Kab.Belitung Timur agar nama H.AS Hanandjoeddin diabadikan sebagai nama jalan raya di Belitung Timur disambut baik oleh Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza, SE. Dalam waktu dekat, Bupati Beltim akan menerbitkan Surat Keputusan penamaan Jalan Raya H.AS Hanandjoeddin.
“Beltim sudah memiliki Perda mengenai penamaan jalan dan gedung. Saya pribadi setuju nama Pak H.AS Hanandjoeddin dijadikan nama jalan raya. Kalau DPRD mendukung, SK Bupati akan segera diterbitkan, ” ujar Yuslih Ihza,SE, ketika menerima kunjungan panitia sosialisasi sejarah perjuangan H.AS Hanandjoeddin di ruang kerja Bupati Beltim, Senin, 23/10/2017.
Dalam kunjungan ini panitia sosialisasi yang terdiri dari Antonius Uston, ST, Bambang Sutrisno,M.Pd. dan Haril M Andersen (penulis buku Sang Elang) menyerahkan alat peraga sosialisasi berupa poster berbingkai berisi foto dokumenter dan sejarah ringkas perjuangan H.AS Hanandjoeddin kepada Bupati Beltim. Bupati meminta sosialisasi terus dilakukan ke sekolah-sekolah di wilayahnya untuk meluaskan pemahaman generasi muda terhadap sejarah perjuangan tokoh pejuang kemerdekaan RI, H.AS Hanandjoeddin.
Pengusulan nama H.AS Hanandjoeddin sebagai nama jalan raya ini digagas oleh Antonius Uston, ST, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang disampaikan kepada TP2GD Kab.Beltim. Gagasan ini langsung ditindaklanjuti Ketua TP2GD Kab. Beltim Syamsul Hairun , S.Pd dengan mengirimkan surat usulan tertulis kepada Bupati Beltim dengan tembusan Ketua DPRD Beltim, Tom Haryono Harun.

“Pak Hanandjoeddin bukan hanya tokoh pejuang kemerdekaan, namun lebih dari itu beliau tokoh panutan dan pemersatu masyarakat Belitong. Sudah sepantasnya lah nama beliau diabadikan menjadi nama jalan utama penghubung dua Kabupaten di Pulau Belitung, ” kata Anton.

Ruas jalan yang diusulkan memakai nama H.AS Hanandjoeddin adalah jalan negara sepanjang sekitar 60 km dari Simpang Desa Padang, Manggar hingga Dusun Bangek, Simpang Tiga Kecamatan Simpang Renggiang yang berbatasan dengan Kabupaten Belitung.

“Saya berharap Bupati Belitung juga akan membuat SK serupa untuk menamai ruas jalan negara dari Simpang Buluh Tumbang hingga Dusun Kelekak Datuk, Badau. Sehingga Jalan Raya H.AS Hanandjoeddin akan menjadi jalan terpanjang di Pulau Belitung, sekitar 80 km,” tandas Anton.*Pers Realease Panitia Sosialisasi Perjuangan HAS Hanandjoedin/trawangnews.com