Home / Bangka Belitung / Hindari Dampak Banjir, Warga Desa Tanjung Binga Lakukan Gotong Royong

Hindari Dampak Banjir, Warga Desa Tanjung Binga Lakukan Gotong Royong

Bagikan :

SIJUK: BPD Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung dukung Warga dan Karang Taruna Desa Tanjung Binga untuk Galang bantuan sambil gotong royong, Sabtu 16 Januari 2021 di kawasan wilayah RT masing-masing di Desa Tanjung Binga.

Adapun kegiatan gotong royong ini dilakukan lantaran akhir-akhir ini dikarenakan kondisi musim hujan yang mengakibatkan saluran air di pinggir jalan maupun aliran air tersumbat akibat sampah dan pepohonan sagu.
Hal ini juga didasari pada Kamis 14 Januari 2021 ada 23 rumah terdampak yang mengakibatkan banjir serta puluhan tempat penjemuran ikan di pinggir pantai porak-poranda.

Untuk itulah, pada hari ini dilakukan gotong royong dan penggalangan dana dari rumah ke rumah guna meringankan beban yang terdampak maupun sebagai operasional pengerukan aliran air secara swadaya.

Adapun untuk penggunaan alat berat bantuan dari PU maupun pengusaha setempat dalam bentuk alat namun minyak dan lain lain swadaya.

Ketua BPD Tanjung Binga Sunandar beserta anggota yang berada ditengah ditengah warga sebut bahwa banjir ini merupakan musibah yang sebelumnya tidak pernah terjadi dan diluar prediksi.
“Sangat berterima kasih kepada pemerintah kabupaten, pemerintah desa , pengusaha setempat, terkhusus warga desa, dan anggota DPRD Belitung, Bapak Suherman yang telah berkenan memonitor langsung, serta mengapresiasi kepada karang taruna laskar Berandun Tanjung Binga yang bahu membahu menginisiasi penggalangan dana ini,” katanya.

Kepala Desa Tanjung Binga Tarrape beserta perangkat desa terlihat hadir terjun langsung memonitor kegiatan gotong royong warga dan menyebut bahwa RT-RT yang belum sempat gotong royong hari ini untuk secepatnya melaksanakan gotong royong guna kebersamaan dan kekompakan karena kebersihan ini tanggungjawab kita bersama bukan hanya kepala desa dan BPD atau karang taruna.

Selain itu kegiatan gotong royong juak sejak pagi tadi dilakukan pengerukan aliran air di belakang rumah warga di jalan pantai dari RT 14 sampai RT 18.*