Home / EDITORIAL / Menakar Peluang ‘Urang’ Belitong Duduk Di Jajaran Kabinet Jokowi
FOTO: Pinterest.com/ Istimewa

Menakar Peluang ‘Urang’ Belitong Duduk Di Jajaran Kabinet Jokowi

Bagikan :

TANJUNGPANDAN: Mesti masih menunggu pelantikan presiden dan wakil presiden dilantik pada pertengahan oktober ini hingga penentuan menteri-menteri, Presiden Jokowi kini tengah membidik siapa saja yang bakal dimajukan dalam komposisi kabinet menjadi menteri. Banyak calon menteri yang kini digadang-gadang akan duduk di jajaran kabinet Jokowi.

Tak terkecuali, misalnya dua putra terbaik pulau Belitong, Prof. Dr. Yusril Izha Mahendra MSc dan Ir Basuki Tjahaja Purnama alias BTP.
Kedua putra daerah ini juga diperhitungkan di tataran tanah air yang disebut-sebut bakal menjadi pembantu presiden pada periode kepemimpinan jokowi pasca dilantiknya sebagai presiden RI.

Yusril misalnya bukan orang sembarangan. Jasanya mengantarkan Jokowi menjadi presiden melalui kuasa hukum capres hingga menjadi ketua tim berperkara di Mahkamah Konstitusi dalam perkara pilpres amat diperhitungkan, dari presiden Jokowi. Pengalamanan menjadi menteri serta urusan-urusan kenegaraan membuat nama pakar hukum tata negara ini juga menjadi pembicaraan publik sebagai sosok yang pas menjadi menteri Jokowi.

Begitu juga dengan Basuki tjahaja purnama juga tak kalah diperhitungkan. Mantan gubernur DKI ini juga menjadi perhatian publik dan masyarakat di tanah air karena merupakan pasangan Jokowi saat menjadi wakil gubernur DKI.
Kedekatannya tidak diragukan serta sepak terjang Basuki Tjahaja Purnama yang sudah dikenal publik. Apalagi, gaya memimpin tegas, dan merakyat membuat nama gubernur DKI juga begitu diperhitungkan.

Nah, yang menjadi pertanyaan? Akankah melaju kedua tokoh urang Belitong ini ke jajaran kabinet? Tentunya Jokowi yang sangat berperan untuk menentukannya siapa yang berpeluang menjadi pembantunya. Yang jelas, bagi warga masyarakat Belitong keduanya harus tampil menjadi pembantu presiden. “Saya harap, baik Pak Yusril dan Pak Basuki bisa masok jajaran kabinet Jokowi,” ungkap Hamzah Amir, Lelaki yang tinggal di Tanjungpandan.

Hamzah menilai bila keduanya lolos setidaknya dapat memberikan kontribusi yang terbaik bagi Belitong. ”Pulau Belitong memerlukan orang-orang pusat yang mampu memberikan dampak dan kemajuan bagi daerah Belitong untuk percepatan pembangunan,” ungkap Hamzah.

Agaknya,siapa yang berpeluang tentunya keputusan terakhir terdapat hak pregrogatif dari presiden untuk menentukannya.*trawangnews.com