Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » HUKUMAN MATI, PERDEBATAN DARI DULU HINGGA KINI

HUKUMAN MATI, PERDEBATAN DARI DULU HINGGA KINI

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kata pepatah, kesturi mati karena baunya. Artinya, orang mendapat kecelakaan karena perbuatannya sendiri. Inilah kira-kira pepatah yang cocok bagi pelaku kejahatan yang melanggar hukum. Pelanggar hukum ada pelanggar hukum ringan dan pelanggar hukum berat.

Orang yang suka menulis, bagaikan seekor ayam jantan, yang berkokok menjelang fajar. Tujuannya adalah supaya orang-orang bangun pagi. Untuk melihat keindahan fajar dan menikmati udara segar di pagi hari. Sebab di pagi hari pikiran orang segar dan jernih. Sehingga dapat berpikir tenang dan logis.

Kini saya ibarat seeokor ayam yang berkokok, untuk membangunkan orang-orang yang sedang tidur nyenyak dan lelap. Bagi saya, orang-orang tidak bangun pun tidak masalah. Karena tanpa ayam berkokok pun, mereka tetap akan bangun.

Ayam memang ditakdirkan berkokok untuk menambah keindahan suasana pagi. Maka bagi yang tidak suka mendengar ayam berkokok, janganlah marah pada ayam. Kali ini saya akan berkokok lagi, mengenai perdebatan hukum dari dulu hingga kini.

Pagi ini, saya mendapat WA dari seorang redaktur media online:

“ Selamat pagi pak Kurnianto, apakah ada tulisan hukum, untuk saya naikkan ke media online?”

“Baik, nanti saya tulis ya pak” balas saya jujur.

Beberapa waktu lalu, saya telah menulis mengenai hukuman seumur hidup. Kali ini, saya akan menulis mengenai hukuman mati.

Di dunia ini, sejak dulu hingga sekarang, selalu timbul perdebatan mengenai hukuman mati. Tak pernah selesai. Bagi yang pro hukuman mati mengatakan, hukuman mati untuk keadilan, karena pelaku telah melakukan kejahatan luar biasa, yang telah menimbulkan banyak korban.

Sedangkan,  bagi yang kontra mengatakan, hukuman mati tidak menimbulkan efek jera, untuk apa menjatuhkan hukuman mati? Toh, banyak negara yang melaksanakan hukuman mati, kejahatan tetap saja tidak berkurang !

Melihat pro dan kontra ini, saya ingat kata Guru Besar Ilmu Hukum Prof. Yusril Ihza Mahendra:

“Jika kita kumpulkan seratus filsuf. Ada 50 filsuf setuju hukuman mati, dan ada 50 filsuf yang tidak setuju hukuman mati”

“Hukuman mati adalah suatu pilihan, yang selalu ada perdebatan. Karena sampai mati pun, tidak akan selesai diperdebatkan. Lalu untuk apa kita perdebatan?”

Saya meneliti banyak negara yang menerapkan hukuman mati, masih saja ada penjahat yang melakukan kejahatan, yang dapat dihukum di negara itu. Seperti di Amerika, Tiongkok dan Indonesia, yang menerapkan hukuman mati, masih saja ada orang-orang melakukan kejahatan, yang dapat dijatuhi hukuman mati.

Saya setuju ada pelaksanaan hukuman mati. Khususnya, bagi pelaku kejahatan yang menimbulkan begitu banyak korban kemanusiaan. Seperti kejahatan kemanusiaan dan genosida yang dilakukan pemimpin Khmer Merah, bernama Polpot di Kamboja pada tahun 1970-an. Kejahatan itu telah membunuh sekitar tiga juta orang. Setara dengan separuh dari penduduk negara itu.

Apakah tidak adil, nyawa seorang otak pelaku itu ditukar dengan tiga juta manusia?

Apakah tidak adil, nyawa seorang bandar narkotika, yang membunuh ribuan orang, ditukar dengan satu nyawa bandar itu?

Jika ditanya, apakah saya sedih melihat orang dihukum mati? Tentu saya sedih melihat orang dijatuhi hukuman mati. Namun, demi  kemanusian pula, saya setuju hukuman mati dilaksanakan.

Jakarta, 28 September 2020

Kurnianto Purnama, SH, MH.

  • person
  • visibility 100
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • 8 Partai Sudah Sampaikan Laporan Pertanjungjawabkan Banpol Tahun 2022 kepada BPK RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

    8 Partai Sudah Sampaikan Laporan Pertanjungjawabkan Banpol Tahun 2022 kepada BPK RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2023
    • account_circle sma
    • visibility 58
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Dari 10 partai yang kursinya ada di DPRD Kabupaten Belitung, 8 partai yang sudah menyampaikan laporan Pertanjungjawabkan bantuan Parpol (banpol) tahun 2022 kepada BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Belitung Fedy Malonda, SH, yang didampingi Kabid Politik Dalam Negeri dan Organisasi Masyarakat pada […]

  • SMK Yaperbel 2 Tanjungpandan Memanfaatkan Kearifan Lokal Melalui Kegiatan P5 Kurikulum Merdeka

    SMK Yaperbel 2 Tanjungpandan Memanfaatkan Kearifan Lokal Melalui Kegiatan P5 Kurikulum Merdeka

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle sma
    • visibility 116
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Pada hari Rabu, 11 Oktober 2023, SMK Yaperbel 2 Tanjungpandan memperlihatkan komitmen mereka untuk mengajak para pelajar memanfaatkan potensi kearifan lokal dengan melaksanakan kegiatan P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dalam kerangka kurikulum merdeka. Acara ini berlangsung di Kawasan Pantai Tanjungpendam, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Babel, dimulai dari jam 07.30 hingga pukul 14.00 […]

  • Babinsa Sertu Supandiyan Hadiri Reses Anggota DPRD Babel Dr. Syarifah Amelia, S.Si., M.T., di Tanjungpandan

    Babinsa Sertu Supandiyan Hadiri Reses Anggota DPRD Babel Dr. Syarifah Amelia, S.Si., M.T., di Tanjungpandan

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle sma
    • visibility 115
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN – Anggota Koramil 414-01/Tanjungpandan yang juga Babinsa Kelurahan Tanjung Pendam, Sertu Supandiyan menghadiri kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun Sidang II anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas nama Dr. Syarifah Amelia, S.Si., M.T., pada Sabtu (16/5/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di wilayah Kelurahan Tanjung Pendam, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. […]

  • Tim Riset Universitas Terbuka Jadikan Belitung Lokasi Studi Pendidikan dan Ekonomi Hijau

    Tim Riset Universitas Terbuka Jadikan Belitung Lokasi Studi Pendidikan dan Ekonomi Hijau

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle sma
    • visibility 107
    • 0Komentar

    TANJUNGANDAN: Keindahan alam Belitung selama ini dikenal sebagai magnet wisatawan dari berbagai daerah. Namun, pesona pulau ini ternyata juga menarik perhatian para akademisi. Prof. Aminudin Zuhairi, Ph.D selaku ketua peneliti dengan skema riset PRI (Pusat Riset dan Inovasi Pendidikan Terbuka Jarak Jauh) dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ini, ingin menjadikan Belitung sebagai lokasi […]

  • Momentum Pengembangan Wisata Di Kecamatan Selat Nasik, Tokoh Masyarakat ini Minta Perluas Jaringan Komunikasi

    Momentum Pengembangan Wisata Di Kecamatan Selat Nasik, Tokoh Masyarakat ini Minta Perluas Jaringan Komunikasi

    • calendar_month Senin, 14 Nov 2022
    • account_circle sma
    • visibility 122
    • 0Komentar

    PETALING: Warga Petaling Kecamatan Selat Nasik, dambakan jaringan komunikasi yang memadai di kawasan Desa Petaling, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung. Hal ini mengingat Kecamatan Selat Nasik sendiri tengah memprogramkan pengembangan pariwisata dengan tema “ngayau mendanau” maupun pengembangan dari geosite pulau-pulau kecil. Sebab itu, kelancaran komunikasi begitu amat penting dan memadai. Namun tokoh […]

  • Begini pesan Suhu Ato, Di Imlek 2557: Semangat Baru di Tahun Kuda Api

    Begini pesan Suhu Ato, Di Imlek 2557: Semangat Baru di Tahun Kuda Api

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle sma
    • visibility 124
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN – Perayaan Tahun Baru Imlek 2557 di Tanjungpandan, Belitung,, Provinsi Bangka Belitung,  berlangsung dalam suasana hangat dan penuh harapan. Tahun 2026 yang dipercaya sebagai Tahun Kuda Api membawa makna tersendiri bagi masyarakat Tionghoa. Energi kuat, keberanian, serta peluang perubahan besar diyakini akan mewarnai perjalanan tahun ini. Di kediamannya di Jalan Aik Pelempangal Timur, Suhu […]

expand_less