Home / Bangka Belitung / 10 orang Pelaku Usaha Keluarga Terima Bantuan Dana Program Keluarga Bina Ummat dari Kemenag Kab Belitung
IMG_20220727_191108

10 orang Pelaku Usaha Keluarga Terima Bantuan Dana Program Keluarga Bina Ummat dari Kemenag Kab Belitung

Bagikan :

TANJUNGPANDAN: Sebanyak 10 orang pelaku usaha keluarga mendapatkan bantuan dana program keluarga bina ummat dari Kemenag Kab Belitung bertempat di KUA Kecamatan Tanjungpandan, pada hari Rabu, 27 Juli 2022.

IMG_20220727_191428

Acara penyerahan bantuan kepada 10 orang penerima manfaat bantuan langsung yang diserahkan oleh Kepala Kantor Kemenag Drs. H. Masdar Nawawi yang disaksikan Penyelenggara Zakat dan Wakaf dan Kepala KUA Kecamatan Tanjungpandan, 10 orang penyuluh Agama Pendamping penerima manfaat serta pelaksana pada Penza Kemenag Kabupaten Belitung.

Adapun dana Bantuan tersebut di terima oleh masing masing pelaku usaha sebagai penerima manfaat sebesar Rp. 10.000.000,00 ( sepuluh juta rupiah ) untuk 10 orang pelaku usaha keluarga penerima manfaat.

Kepala Kemenag Kabupaten Belitung Drs. H. Masdar Nawawi sampaikan bahwa penerima bantuan ini sebelumnya sudah menerima assement dan telah diverifikasi oleh Tim Seleksi Penerima Bantuan Ummat Kemenag Kab Belitung sebagai pilot projek dari revitalisasi KUA Kecamatan Tanjungpandan Tahun 2022

Masdar berharap agar bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik baiknya sesuai dengan proposal yang disampaikan kepada Tim Verifikasi dan Penza Kemenag Kabupaten Belitung dan agar para pendamping bisa mendampingi penerima manfaat bantuan ini untuk kordinasi terhadap penggunaan dana tersebut dan pada akhirnya nanti akan ada evaluasi akhir terhadap bantuan program keluarga bina ummat ini.

IMG_20220727_191245

Masdar juga sampaikan bahwa penerima atau sasaran dari bantuan ekonomi ummat ini adalah keluarga muda usia di bawah 35 tahun kebawah dan terdampak covid-19. Kelompok binaan penyuluh dan dhuafa yang mereka memiliki usaha dan ekonomi.

“Dan juga tidak kalah pentingnya adalah mereka yang mempunyai jiwa nasionalisme dan merekapun komintmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ),”pinta masdar yang juga mantan ketua PC GP Ansor Belitung.*