Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » SI MISKIN YANG KAYA

SI MISKIN YANG KAYA

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tulisan ini bukan sebatas frase, bila (mungkin) ada yang bertanya mana ada miskin tapi kaya atau bisa juga sebaliknya kaya tapi miskin. Tentu ini adalah fenomenologi dimana sejarah membincangkannya. Frase ini adalah bukanlah yang bersifat materialisme tetapi lebih pada pengayaan Dialektika.

Kekayaan kadang menjadi variabel kehormatan, menjadi ukuran kebangsawanan seseorang, sebaliknya kemiskinan (fakir) selalu disematkan pada jelata dan tak berpunya. Tetapi makna esensialnya tak terdikhotomis pada kaya atau miskin.

Kisah Uwais Al Warni, adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW hidup sezaman dengannya tetapi tidak pernah bertemu. Rasulullah mengagumi Uwais al-Qarni, hingga beliau memerintahkan kepada Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib untuk menemuinya.

Dan suatu ketika Umar dan Ali kedatangan sekelompok kabilah, lalu keduanya bertanya, adakah diantara kalian yang bernama Uwais al-Qarni?….tak satupun yang menjawab. Dari belakang rombongan itu berkata, wahai Umar, sesungguhnya orang yang engkau cari saat ini ada ditengah Padang Arafah.

Lalu berangkatlah Umar bin Khattab menemuinya,…hingga di Padang Arafah, Umar mendekati seorang lelaki dan memperhatikan secara seksama dengan penampilan pakaian yang penuh tambalan. Lalu Umar, bertanya, apakah engkau adalah Uwais al-Qarni?,….lelaki itu menjawab dengan tenang dan suara yang serak berwibawa, ya benar aku adalah Uwais.

Umar bin Khattab pun melanjutkan maksud dan tujuannya menemuinya setelah 10 tahun ia diperintahkan Rasulullah untuk menemuinya. Umar bin Khattab bertanya dalam hati kecilnya,…ada apa dengan Rasulullah menyuruhku menemui Uwais al-Qarni,…apa yang ada dalam diri Uwais al-Qarni?…

Lalu Umar bin Khattab pun kembali menemui Rasulullah, lalu Umar bin Khattab bertanya,…wahai Rasulullah…aku telah menemui Uwais al-Qarni,…dan aku bertanya ada hal apa pada pribadi Uwais al-Qarni?… Rasulullah dengan tenang menjawab,.. Uwais al-Qarni, adalah sosok yang hidup sezamanku…sahabatku karena Allah, namun aku tak pernah ketemu sekalipun,… tetapi ia memiliki ketaqwaan, kecerdasan dan kekayaan yang luar biasa. Bahkan setiap doa dan permohonannya selalu dikabulkan oleh Allah.

Umar, kata Rasulullah,… mungkin engkau menjumpainya dalam keadaan yang hina dina, dalam keadaan fakir,…tetapi ia memiliki kekayaan yang melebihi isi dunia ini,…karena ketaqwaannya kepada Allah. Kenapa aku memintamu bersama Ali untuk menemuinya?…agar aku di doakan darinya. Umar bin Khattab pun tertunduk mendengar ucapan Rasulullah.

Uwais al-Qarni begitu dikagumi oleh Rasulullah hingga ia meminta untuk di doakan. Bahwa fakir secara fisik belum tentu adalah miskin yang sesungguhnya.

Pilihan-pilihan hidup adalah jalan untuk memperoleh “pengakuan”, tetapi bukan untuk Uwais al-Qarni, yang memberi pelajaran berarti, bahwa kekayaan terbesar adalah ketaqwaan.

Semoga kita dapat mengambil hikmah didalamnya.

# CatatanRingan
Dari sejarah kita mengenal.

  • person
  • visibility 65
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosialisasi Penguatan Ramah Anak dan Peningkatan Pola Hidup Bersih Sehat untuk kalangan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam

    Sosialisasi Penguatan Ramah Anak dan Peningkatan Pola Hidup Bersih Sehat untuk kalangan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam

    • calendar_month Jumat, 24 Mei 2024
    • account_circle sma
    • visibility 140
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan pendidikan di lingkungan pesantren, sosialisasi “Penguatan Ramah Anak dan Peningkatan Pola Hidup Bersih Sehat pada Pesantren dan Pendidikan Keagamaan Islam” digelar di Tanjungpandan. Acara ini dihadiri oleh berbagai narasumber dan peserta dari sejumlah pondok pesantren serta madrasah di Kabupaten Belitung, Rabu, 22 Mei 2024. Acara sosialisasi ini dibuka […]

  • DI Depan Warga Seliu, Mahasiswa KKN PPM UBB Berikan Presentasi

    DI Depan Warga Seliu, Mahasiswa KKN PPM UBB Berikan Presentasi

    • calendar_month Minggu, 23 Jul 2017
    • account_circle sma
    • visibility 88
    • 0Komentar

    MEMBALONG: Mahasiswa KKN PPM UBB yang berada di Pulau Seliu, Kecamatan Membalong, Belitung kini mulai mempresentasikan berbagai program kerjanya selama 31 hari di Pulau Seliu. Presentasi kegiatan disampaikan rekan mahasiswa KKN PPM UBB, pada beberapa hari lalu, yang bertempat di Balai Desa Pulau Seliu. Adapun presentasi yang disampaikan mereka di antaranya, pemetaan lokasi wisata diving, […]

  • Gerakan Subuh Berjamaah ke-23 di Masjid Daarussalaam, Desa Kacang Butor:  Momentum Ketaqwaan dan Kebahagiaan Bersama

    Gerakan Subuh Berjamaah ke-23 di Masjid Daarussalaam, Desa Kacang Butor:  Momentum Ketaqwaan dan Kebahagiaan Bersama

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2024
    • account_circle sma
    • visibility 77
    • 0Komentar

    BADAU: Dalam semangat kebersamaan dan keagungan subuh, Masjid Daarussalaam di Dusun Bukit Indah, Desa Kacang Butor, Kecamatan Badau, kembali menyelenggarakan Gerakan Subuh Berjamaah ke-23 se-Kecamatan Badau, pada Minggu 16 Juni 2024. Acara dimulai dengan khidmatnya Sholat Subuh berjamaah, dipimpin oleh Ustadz Addai’e Multazam Zakaria, S.E., pengasuh Pondok Pesantren Fajrul Islam. Pada kesempatan yang penuh berkah […]

  • Hari Ke Dua POPDA IX,  SMANDA  Kumpulkan 5 Emas

    Hari Ke Dua POPDA IX, SMANDA Kumpulkan 5 Emas

    • calendar_month Rabu, 14 Mar 2018
    • account_circle sma
    • visibility 38
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kabupaten Belitung IX tahun 2018 resmi dimulai, Selasa,13 Maret 2018. POPDA ini akan berlangsung mulai 13 Maret hingga dengan 15 Maret 2018 di Stadion Pangkallalang Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Belitung. Sembilan cabang olah raga yang dipertandingkan adalah atletik, bulutangkis, bola voli, basket, sepak takraw, tenis meja, tenis, pencak silat, dan […]

  • Mencari Sosok Sekda Belitung: Antara Harapan dan Tantangan

    Mencari Sosok Sekda Belitung: Antara Harapan dan Tantangan

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle sma
    • visibility 115
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Pasca ditinggalkan Hendra Caya pada September 2024, jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Belitung hingga kini belum terisi secara definitif. Dan Jabatan Sekda Belitung, yang kosong sejak September 2024, telah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Dalam empat bulan terakhir, kursi pelaksana harian Sekda yang strategis itu diisi oleh tiga nama berbeda: Bakri Khauriansyah, Norman […]

  • Kerajaan Buding  Yang Pernah Ada Di Kecamatan Kelapa Kampit

    Kerajaan Buding Yang Pernah Ada Di Kecamatan Kelapa Kampit

    • calendar_month Minggu, 30 Jun 2019
    • account_circle sma
    • visibility 181
    • 0Komentar

    KELAPA KAMPIT: DI kecamatan Kelapa Kampit dulunya sempat adanya sebuah kerajaan yang bernama Kerajaan Buding. Berdasarkan catatan buku perjuangan rakyat Belitung tahun 1924-1950, disebutkan bahwa kerajaan Buding merupakan sebuah bagian dari wilayah kerajaan Balok. Disebut sebut srbagai kerajaan ketiga yang pernah ada di Belitung. Sebagai raja pertamanya, Datuk Kemiring Wali Raib. Selanjutnya, pengganti Datuk Kemiring […]

expand_less