TANJUNGPANDAN – Suasana penuh warna, tawa, dan haru menyelimuti Gedung Balai Pelatihan Desa APJ (Aik Pelempang Jaya), Kecamatan Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Selasa (16/12/2025).
PAUD BUNDA APJ menggelar Pentas Seni Unjuk Bakat sebagai penutupan Akhir Semester I Tahun Ajaran 2025/2006 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Acara yang berlangsung semarak ini menjadi momen istimewa bagi anak-anak, orang tua, guru, serta tamu undangan. Tidak sekadar seremoni penutupan semester, kegiatan ini menjadi panggung bagi anak-anak PAUD BUNDA APJ untuk menampilkan bakat dan keberanian mereka di depan publik.
Kepala PAUD BUNDA APJ, Ibu Eka Nurul Hidayah, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas suksesnya kegiatan tersebut.
“Dalam acara pentas seni ini, saya melihat anak-anak sangat senang. Mereka tampil luar biasa, penuh percaya diri, dan terlihat menikmati setiap momen. Ini menjadi bukti bahwa proses pembelajaran selama ini memberikan dampak yang baik,” ujarnya dengan penuh kebanggaan.
Pentas seni diawali dengan penampilan ceria dari anak-anak Kelompok Bermain (KB) PAUD BUNDA APJ yang membuka acara melalui tari medley “Chacha Marica”. Gerakan lincah, ekspresi polos, dan kekompakan mereka langsung disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.
Tak hanya menampilkan seni, acara ini juga diisi dengan materi parenting yang disampaikan oleh Ibu Elsanuariaty, Bunda PAUD Desa Aik Pelempang Jaya. Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam membentuk karakter, kemandirian, serta kesiapan anak memasuki jenjang pendidikan selanjutnya.
“Pentas seni merupakan awal unjuk bakat bagi anak-anak untuk melangkah ke jenjang berikutnya. Orang tua harus siap mendampingi dan membimbing anak agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berkarakter,” jelasnya.
Momen paling mengharukan terjadi saat pemberian penghargaan kepada siswa-siswi KB PAUD BUNDA APJ sebagai bentuk apresiasi atas perkembangan dan pencapaian mereka selama belajar. Senyum bahagia anak-anak berpadu dengan tatapan bangga para orang tua dan guru yang menyaksikan langsung hasil proses pendidikan selama satu semester.

Kebersamaan semakin terasa saat seluruh peserta, guru, dan mahasiswa melakukan foto bersama untuk mengabadikan momen penuh makna tersebut. Peran aktif orang tua juga menjadi salah satu kunci sukses acara, mulai dari persiapan, pendampingan anak di belakang panggung, hingga dokumentasi kegiatan.
“Bisa terlibat langsung dalam kegiatan ini adalah pengalaman berharga. Kami belajar banyak, tidak hanya tentang teori, tetapi juga praktik di lapangan bersama anak-anak,” ujar Naiya Arla Zildjia, salah satu mahasiswa PAUD BUNDA.
Seorang orang tua yang hadir mengaku bangga melihat anaknya tampil berani.
“Anak-anak tampak sangat antusias. Ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga pembelajaran penting agar mereka berani dan mandiri sejak dini,” tuturnya.
Meski beberapa anak terlihat malu-malu, dukungan penuh dari orang tua dan guru membuat mereka mampu menyelesaikan penampilan dengan baik. Balai desa pun dipenuhi gelak tawa, tepuk tangan, dan suasana kehangatan kebersamaan.
Pihak penyelenggara berharap kegiatan pentas seni ini dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai wadah pengembangan kreativitas, keberanian, dan rasa percaya diri anak sejak usia dini, sekaligus mempererat hubungan antara lembaga PAUD dan masyarakat Desa Aik Pelempang Jaya.*












