TANJUNGPANDAN: Pengurus Kabupaten (Pengkab) Stand Up Paddle Indonesia (SUP.ID) Kabupaten Belitung melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Ketua KORMI Belitung yang juga Wakil Bupati Belitung, Syamsir, Jumat (10/4/2026) malam.
Pertemuan berlangsung di Rumah Dinas Wakil Bupati Belitung dan dipimpin Sekretaris SUP.ID Belitung, Ruslianto, mewakili Ketua Umum Hj. Happy Yanti yang berhalangan hadir karena berada di luar daerah. Rombongan SUP.ID Belitung diterima langsung oleh Syamsir didampingi Sekretaris KORMI Belitung, Muhammad Efry Milandiska.
Dalam kesempatan itu, Ruslianto menjelaskan bahwa kepengurusan SUP.ID Belitung telah terbentuk sejak Januari 2026. Pembentukan organisasi ini dilatarbelakangi oleh besarnya potensi Belitung, baik dari sisi atlet maupun kondisi alam yang mendukung olahraga dayung berdiri atau stand up paddle.
“Belitung memiliki potensi besar, baik bibit atlet maupun lokasi yang sangat mendukung untuk olahraga ini,” kata Ruslianto.
Ia menambahkan, SUP.ID Belitung sudah memiliki atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Organisasi ini juga bertujuan membuka ruang bagi generasi muda di Belitung untuk mengenal dan mengembangkan olahraga paddle. Beberapa program telah dipersiapkan untuk mendukung pengembangan olahraga tersebut, termasuk memanfaatkan aset paddle yang berada di kawasan Pendopo Tanjung Kelayang dan Dive Center Tanjung Binga sebagai sarana latihan.
“Jika kondisinya masih layak, aset itu akan diperbaiki dan digunakan untuk latihan atlet maupun masyarakat. Kami meminta arahan dari Ketua KORMI Belitung agar aset tersebut bisa dimanfaatkan,” ujar Ruslianto.
Sementara itu, Syamsir menyambut baik terbentuknya SUP.ID Belitung dan mengapresiasi langkah organisasi tersebut dalam mengembangkan olahraga sekaligus mendukung sektor pariwisata.
“Ini sangat luar biasa, selain olahraga juga bisa mengenalkan sektor pariwisata kita,” ucap Syamsir. Ia menambahkan, pada 2026 KORMI Belitung akan fokus pada pembinaan atlet, peningkatan sarana dan prasarana, serta penguatan Induk Organisasi Olahraga (INORGA) yang telah terbentuk.
Syamsir juga mendukung rencana SUP.ID Belitung memanfaatkan aset paddle di Pendopo Tanjung Kelayang dan Dive Center Tanjung Binga dengan tetap melakukan koordinasi ke Dinas Pariwisata Belitung.
“Insyaallah kolaborasi ini terus berjalan. Tetap semangat dan terus berkoordinasi dengan KORMI Belitung,” tandas Syamsir.
SUP.ID Belitung optimistis mampu menjadi motor penggerak dalam memperkenalkan olahraga paddle sekaligus mendorong sport tourism di Belitung.













