SIJUK – Pembangunan musholla di kawasan Agroeduwisata De Membarongan Sidjoek resmi dimulai dengan prosesi peletakan batu pertama di Jalan Kampong Pendalaman, Dusun Ulu RT 002/RW 001 No. 03, Desa Sijuk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung.
Kegiatan ini mengusung tema “Semangat Hijrah, Evaluasi Diri, dan Ukhuwah Islamiyah serta Hidup Harmonis dengan Alam”. Acara dihadiri Ketua Lembaga Adat Melayu Belitung Achmad Hamzah, Lembaga Adat melayu Kecamatan Sijuk Nurdin Majid, Camat Sijuk Yudo Wijantoko, ST, Kepala Desa Sijuk Nasri, serta jajaran dan kru De Membarongan Sidjoek.
Owner De Membarongan Sidjoek, Sutami, menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu undangan yang turut menyaksikan momentum bersejarah tersebut. Menurutnya, pembangunan musholla menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi sekaligus mendukung pengembangan kawasan wisata yang bernilai religius dan sosial.

“Terima kasih atas kehadiran bapak-bapak yang telah memenuhi undangan kami. Semoga hadirnya De Membarongan Sidjoek dapat membawa manfaat bagi perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sutami.
Camat Sijuk Yudo Wijantoko, ST, sangat mendukung pengembangan destinasi wisata model agrowisata de Membarongan Sidjoek yang berbasis kearifan lokal dengan nuansa alami sehingga bukan hanya kunjungan biasa namun syarat dengen nilai-nilai pengetahuan dan pengalaman langsung di alam serta silaturahmi yang khas berkarakter menjadi bagian dari pembelajaran, pemberdayaan dan pelestarian sosial budaya lokal sehingga menjadi alternatif destinasi wisata berbasis kearifan lokal.
Melalui pembangunan musholla ini, De Membarongan Sidjoek diharapkan tidak hanya menjadi destinasi agroeduwisata yang menarik, tetapi juga menjadi ruang yang memperkuat nilai-nilai kebersamaan, spiritualitas, dan keharmonisan dengan lingkungan sekitar.













