Gali Nilai Adat dan Budaya Melayu, Tim Komisi III DPRD Bangka Barat Kunjungi Rumah Adat Belitung
- Bangka Belitung Wisata Belitung
- calendar_month 6 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNGPANDAN – Lembaga Adat Melayu (LAM) Belitung menerima kunjungan Tim Kerja Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Barat di Rumah Adat Belitung, Selasa (13/10/2026). Kunjungan ini menjadi momentum untuk menggali nilai-nilai adat dan budaya Melayu Belitung sebagai salah satu potensi penting dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya.
Rombongan Tim Kerja Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Barat terdiri dari Gustami, Adi Sucipto Atmo, dan M. Ari Dafa Amrullah. Kedatangan mereka disambut oleh jajaran pengurus LAM Belitung, yakni Ketua Shofwan AR, Wakil Ketua Alpian, Sekretaris Galih Prawira, dan Bendahara Wawan Irwanda.

Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung serta perwakilan dari dinas terkait lainnya.
Dalam kunjungan ini, Tim Kerja Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Barat berupaya memperoleh pengalaman dan informasi yang lebih komprehensif mengenai kekayaan adat dan budaya Melayu Belitung.
Pembahasan mencakup berbagai aspek, mulai dari tata kehidupan masyarakat, tradisi yang diwariskan secara turun-temurun, sejarah kebudayaan, hingga potensi budaya lokal yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata.
Adat dan Budaya Jadi Potensi Pariwisata
Kekayaan adat dan budaya Melayu merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Belitung yang perlu terus dijaga, dilestarikan, dan diperkenalkan kepada masyarakat luas.
Melalui kunjungan ini, diharapkan pertukaran informasi dan pengalaman antara kedua daerah dapat memberikan wawasan baru dalam upaya pelestarian budaya sekaligus mendorong pengembangan sektor pariwisata yang mengangkat kearifan lokal.

Rumah adat sebagai ruang pertemuan tersebut juga menjadi simbol penting dalam menjaga eksistensi tradisi dan memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai budaya Melayu.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam mempererat hubungan antardaerah serta membuka peluang berbagi pengalaman mengenai pelestarian adat dan budaya sebagai modal pengembangan pariwisata berkelanjutan.*
- person
- visibility 78
- forum 0