Bupati Beltim Resmikan Sekretariat AAI Cabang Beltim, Sekaligus Gelar AAI Beltim Berbagi

Melalui keberadaan sekretariat tersebut, AAI Cabang Beltim diharapkan dapat menjadi pusat kolaborasi, inovasi, dan penguatan profesionalisme arsiparis di daerah

MANGGAR – Bupati Kamarudin Muten meresmikan Gedung Sekretariat Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) Cabang Belitung Timur yang berlokasi di Gedung Eks Radio Belitung Timur (RBT), Jalan Kartini Bukit Samak, Desa Lalang, Kecamatan Manggar, Rabu (11/3/2026).

Peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati dan disaksikan Wakil Bupati Khairil Anwar, para pejabat daerah, arsiparis, serta undangan lainnya.

Kegiatan peresmian tersebut juga dirangkaikan dengan aksi sosial bertajuk “AAI Beltim Berbagi”. Dalam kegiatan ini, AAI Cabang Beltim memberikan tali asih kepada 10 anak yatim piatu serta satu tokoh sejarawan Manggar sebagai bentuk kepedulian sosial organisasi kepada masyarakat.

Gedung yang kini menjadi sekretariat AAI tersebut sebelumnya dikenal sebagai Gedung Eks Radio RBT. Radio ini dibangun pada tahun 2007 di bawah Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung Timur sebagai sarana penyebarluasan informasi pembangunan kepada masyarakat.

Seiring perubahan kelembagaan, pengelolaannya kemudian beralih ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung Timur pada tahun 2017 hingga 2023. Selama beroperasi, radio tersebut menjadi salah satu media diseminasi pembangunan daerah sekaligus bagian dari pelayanan informasi Pemerintah Kabupaten Beltim kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Kamarudin Muten menegaskan bahwa arsip memiliki peran penting dalam menyimpan informasi serta bukti pembangunan daerah. Menurutnya, pengelolaan arsip yang baik akan mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang tertib, transparan, dan akuntabel.

“Arsip menyimpan informasi dan bukti pembangunan. Jika dikelola dengan baik, arsip akan membantu terciptanya pemerintahan yang tertib, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan sekretariat tersebut dapat menjadi tempat berkumpul, berdiskusi, sekaligus memperkuat kerja sama antar arsiparis di Kabupaten Belitung Timur.

Bupati yang juga dikenal sebagai mantan pengusaha itu juga berharap sekretariat AAI Cabang Beltim dapat menjadi ruang penguatan peran arsiparis sekaligus mendukung kemajuan daerah melalui pengelolaan arsip yang lebih baik.

“Saya berharap AAI Cabang Beltim terus berperan aktif meningkatkan kualitas dan profesionalisme para arsiparis serta bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat pengelolaan arsip di daerah kita,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati turut mengapresiasi kegiatan sosial AAI Beltim Berbagi dan berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi para penerima.
Rumah Pengabdian Bagi Arsiparis
Ketua AAI Cabang Beltim, Woro Hapsari Candra Dewi mengatakan peresmian sekretariat tersebut menjadi momentum penting bagi para arsiparis untuk semakin memperkuat peran dalam menjaga memori daerah.
Menurutnya, sekretariat tersebut bukan sekadar bangunan, melainkan ruang pengabdian bagi para arsiparis di Belitung Timur.

“Hari ini bukan sekadar meresmikan sebuah bangunan. Hari ini kita meresmikan sebuah rumah pengabdian, tempat para arsiparis Beltim berkomitmen menjaga memori daerah dan merawat jejak sejarah,” ujarnya.

Arsiparis Teladan Tingkat Nasional Tahun 2025 Kategori Keahlian dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) ini menambahkan bahwa arsip memiliki makna penting sebagai saksi perjalanan sejarah sekaligus identitas daerah yang harus dijaga dengan baik.
“Arsip bukan sekadar dokumen. Arsip adalah saksi perjalanan sejarah, identitas daerah, dan pijakan masa depan,” katanya.

Melalui keberadaan sekretariat tersebut, AAI Cabang Beltim diharapkan dapat menjadi pusat kolaborasi, inovasi, dan penguatan profesionalisme arsiparis di daerah.*sumber: diskominfo-SP-beltim