Dandim 0414/Belitung Pimpin Karya Bhakti Penanaman Pohon Antisipasi Bencana Alam di Wilayah Manggar

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar, dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta yang terlibat.

MANGGAR – Komandan Kodim (Dandim) 0414/Belitung, Letkol Inf Teguh Adie Setiawan, S.Sos., memimpin langsung kegiatan Karya Bhakti penanaman pohon dalam rangka mengantisipasi bencana alam di wilayah Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Rabu (31/12/2025).

Kegiatan penanaman pohon tersebut dilaksanakan di area Pantai Serdang, Desa Baru, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur. Penanaman ini bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meminimalisir dampak bencana alam seperti banjir, abrasi, dan erosi pantai.

Dandim 0414/Belitung Letkol Inf Teguh Adie Setiawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI AD terhadap kelestarian alam dan keberlanjutan lingkungan hidup.

Penanaman pohon memiliki banyak manfaat, antara lain meningkatkan kualitas udara dengan menyerap karbon dioksida (CO₂) dan menghasilkan oksigen, mengurangi polusi, menjaga ekosistem serta keanekaragaman hayati, mengendalikan iklim dan tata air, hingga mencegah erosi dan banjir.

“Menanam pohon sejak dini tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga sebagai wujud kecintaan terhadap alam. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen TNI AD Bersatu Dengan Alam,” ujar Dandim.

Adapun jenis pohon yang ditanam dalam kegiatan Karya Bhakti ini meliputi 300 pohon bakau mangrove, 100 pohon cemara, 100 pohon tanaman buah, serta 100 pohon kopi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Belitung Timur yang diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Belitung Timur, Kapolres Belitung Timur yang diwakili Kapolsek setempat, perwakilan BPDAS, Pabung Belitung Timur, para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Belitung Timur, para Danramil jajaran wilayah Belitung Timur, Camat Manggar, Yon TP 845/KS, Satpol PP, BPBD, para Kepala Desa, pegiat lingkungan, serta masyarakat setempat.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar, dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta yang terlibat.*