SIJUK – Di Balai Pertemuan Desa Terong Sabtu (11/7/2026), terasa berbeda. Wajah-wajah penuh harap memenuhi ruangan saat Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Terong menetapkan empat calon kepala desa periode 2026–2034 sekaligus mengundi nomor urut mereka.
Hasil pengundian menetapkan Zaini sebagai calon bernomor urut 1, Suwarno nomor urut 2, Indriati nomor urut 3, dan Iswandi nomor urut 4.
Meski akan bersaing merebut kepercayaan masyarakat, keempat calon tampak berdiri berdampingan usai pengundian. Mereka bersama panitia dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) mengucapkan deklarasi kampanye damai sebagai simbol bahwa perbedaan pilihan tidak boleh memutus tali persaudaraan warga Desa Terong.
Ketua Panitia Pilkades Terong, Efindi, mengatakan penetapan empat calon dilakukan setelah seluruh bakal calon dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi melalui proses verifikasi dan validasi.
“Seluruh berkas dinyatakan lengkap sehingga keempat bakal calon resmi ditetapkan sebagai calon kepala desa,” ujarnya.

Bagi masyarakat Desa Terong, ini bukan sekadar pengundian nomor urut. Tahapan tersebut menjadi penanda dimulainya proses demokrasi yang akan menentukan arah pembangunan desa selama delapan tahun ke depan.
Memasuki masa sosialisasi dan kampanye, panitia berharap seluruh tahapan Pilkades dapat berjalan dengan mengedepankan etika, saling menghormati, dan menjaga kondusivitas. Deklarasi kampanye damai yang dilakukan bersama menjadi pengingat bahwa kompetisi politik di tingkat desa sejatinya bukan tentang menciptakan perpecahan, melainkan menghadirkan gagasan terbaik untuk kemajuan bersama.
Dengan semangat kebersamaan itu, masyarakat Desa Terong diharapkan dapat menyambut pesta demokrasi desa secara dewasa, menggunakan hak pilih dengan bijak, serta tetap menjaga persatuan, siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin desa untuk periode 2026–2034.Versi ini lebih bernuansa human interest, karena menggambarkan suasana, emosi, dan nilai kebersamaan, bukan hanya menyajikan kronologi acara.*

















