Home / Bangka Belitung / Kaitan Tambang, DLH & LAM Belitung Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Hidup

Kaitan Tambang, DLH & LAM Belitung Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Hidup

Bagikan :

TANJUNGPANDAN: Hari ini Kamis 7 Januari 2021, digelar pembahasan tindak lanjut hasil investigasi aktivitas tambang timah ilegal yang bertempat di Aula Kantor DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kabupaten Belitung.

Dari pertemuan itu dihadiri Kadin Lingkungan Hidup Edi Usdianto ST, Ketua LAM (Lembaga Adat Melayu) Belitung Drs Abdul Hadi Adjin, Perwakilan Lembaga Adat Melayu Kecamatan, Kasat Pol PP Kabupaten Belitung Yang diwakilkan, Kades Perawas, Kades Buluhtumbang, Kades Dukong, Kades Juru Sebrang, Kades Simpang Rusa, Perwakilan UPT Dinas Kehutanan Provinsi, Dinas ESDM Provinsi, Kabid 1, 2, 3, dan 4 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belitung, serta undangan lainnya.

Kadin Lingkungan Hidup Edi Usdianto ST yang biasa dipanggil Edu benarkan adanya pertemuan tersebut.

Menurut Edu, pertemuan ini membahas terkait hasil investigasi aktivitas kegiatan tambang timah ilegal yang terjadi di Belitung.
Dalam pertemuan tersebut Kadin Lingkungan Hidup Belitung Edi Usdianto ST sampaikan bahwa didapat hasil kesimpulan antara lain.

Pertama kata Edu, Kegiatan penertiban Ti Ilegal dilakukan dengan melibatkan instansi terkait sesuai kewenangan.

Kedua lanjut Edu, Melibatkan lembaga adat desa, kecamatan , kabupaten dalam pendekatan kearipan lokal dengan merubah perilaku masyarakat untuk tidak melakukan penambangan secara ilegal.

Ketiga tambah Edu,
Melibatkan pemegang izin tambang timah agar melibatkan masyarakat menambang dalam IUP

Keempat ungkap Edu, Melakukan pendekatan-pendekatan kearifan lokal dengan menghilangkan potensi timah di daerah-daerah terlarang.

Sementara itu Ketua LAM Belitung Drs. Abdul Hadi Adjin sepakat bahwa LAM Belitung berkomitmen untuk melestarikan lingkungan hidup di Belitung.

LAM Belitung juga kata Hadi siap untuk tergabung dalam tim terpadu untuk lakukan kegiatan edukasi dan sosialisasi ke masyarakat secara terpadu berkaitan hal ikhwal dengan lingkungan hidup.

“Dan LAM juga bersikap adanya sinergi semua komponen masyarakat untuk sama sama menjaga dan melestarikan lingkungan hidup,” katanya.*