Home / Bangka Belitung / Kapal Tongkang Tenggelam di Sekitar Perairan Bui Hijau Belitung

Kapal Tongkang Tenggelam di Sekitar Perairan Bui Hijau Belitung

Bagikan :

TANJUNGPANDAN: Kapal tongkang yang diduga bermuatan pasir mengalami insiden, tenggelam disekitar kawasan perairan Bui Hijau Tanjungpandan Kabupaten Belitung, Sabtu (14/12/2019).

Hal itu didasarkan keterangan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tanjungpandan menerbitkan Notice to Marine atau Pemberitahuan kepada Nakhoda kapal yang melintasi perairan Tanjungpandan, Kepulauan Bangka Belitung tepatnya di koordinat 02′ 43′ 835″ S-107″ 34′ 166″ E dikarenakan adanya kapal Tongkang bermuatan pasir tenggelam pada hari ini, Sabtu (14/12), seperti dirilis humas ditjen hubla.

Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Ahmad “membenarkan ada kapal tongkang pengangkut pasir tenggelam di perairan Tanjungpandan yang berakibat akan dapat mengganggu pelayaran. Namun dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa yang terjadi atas insenden tersebut.

“Oleh karena ada Kapal tongkang bermuatan pasir tenggelam, maka “Notice to Marine” diterbitkan Kemenhub sehungga diminta agar Nakhoda kapal yang melintasi perairan tersebut agar berhati-hati ketika bernavigasi dan utamakan keselamatan pelayaran,” ujar Ahmad.

 

Saat ini Ditjen Hubla telah menginstruksikan para Syahbandar, Marine Inspector agar melaksanakan pemeriksaan kapal sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku, demi keselamatan pelayaran.Instrukai ini, agar dilaksanakan tanpa kompromi dan bagi kapal yang tidak memenuhi kelaikan pelayaran, maka Surat Persetujuan Berlayarnya tidak akan diterbitkan.

Sementara itu, Saat dihubungi wartawan, Harsyah Fadli dari KSOP Tanjungpandan mengungkapkan bahwa kapal tongkang tenggelam disekitar perairan Bui Hijau luar pelabuhan Tanjungpandan. Menurut Fadli, kondisi muatan 70 persen terendam air sehingga agar dapat diinformasikan ke Nelayan maupun operator pelayaran agar berhati-hati terhadap kapal yang keluar pada malam hari.

Seperti yang telah dilansir demokratis.co.id, Kamis (12/12/2019), Kepala KSOP Tanjungpandan Afriyon mengingatkan bahwa agar mengutamakan keselamatan dan meminta operator pelayaran selalu waspada di laut, sebab saat ini cuaca belum stabil, “terang Afriyon. *trawangnews.com