Komunitas Diskusi 17 Belitong Gelar Peringatan Hari Jadi ke 8

TANJUNGPANDAN: Komunitas Diskusi 17 Belitong, memperingati Hari Jadi ke-8, di Sekretariat Jalan Air Serkuk Dalam, Tanjungpandan Kabupaten Belitung, pada Jumat malam 21 Nopember 2025).

Acara dimulai dengan penyampaian sejarah, dan perjalanan Komite diskusi 17 Belitong, oleh Sekretaris Komunitas, Haji Hasyimi Usman.

Acara kemudian, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako, kepada warga masyarakat sekitar yang kurang mampu, sebagai bentuk kepedulian dari Komite Diskusi 17 Belitong.

Dilanjutkan dengan sambutan, Ketua Komunitas Diskusi 17 Belitong, Rizali Abusama yang menegaskan bahwa, forum ini akan terus menjadi ruang aspirasi masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

“Saat ini yang paling krusial adalah masalah ekonomi, mulai dari perikanan, pertanian, hingga pertambangan serta tingginya angka pengangguran,” ujarnya. Ia juga menyoroti nasib pendidikan anak berprestasi, dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan biaya, serta belum jelasnya persoalan timah, antara penambang rakyat dan perusahaan.

Dalam kesempatan itu, Asisten Dua pemkab Belitung Syamsudin, yang mewakili Bupati menyampaikan, apresiasi pemerintah terhadap keberadaan komunitas ini, yang dinilai memiliki fungsi penting sebagai kontrol sosial.

⁷“Masukan dari komunitas seperti ini sangat penting, untuk memperbaiki arah pembangunan ke depan,” katanya.

Dialog Strategis: Pertimahan, Investasi, hingga Hukum

Agenda dilanjutkan dengan dialog terbuka menghadirkan Ir. Nazalius, dan Drs.Abdul Hadi Adjin sebagai narasumber.

Nazalius mendorong PT Timah, agar membangun smelter di pulau Belitung, demi mendongkrak ekonomi masyarakat, hingga perlunya pengaturan pengelolaan pertambangan rakyat, agar mengajak masyarakat menambang, sesuai aturan dan ketentuan yang diatur, dalam undang-unndang.

Sementara Hadi Adjin, memfokuskan pada penyelesaian sengketa lahan, agar tidak menghambat investasi, serta pentingnya penegakan hukum, yang adil tanpa kriminalisasi.

Suara Masyarakat

Mantan anggota DPRD Belitung, Suhari Sahar, turut menyampaikan pandangan. Ia menilai masalah ketenagakerjaan harus menjadi prioritas.

“Ribuan anak lulusan sekolah menganggur, lansia banyak yang tak memiliki jaminan pensiun, dan anak-anak berprestasi butuh dukungan pendidikan,” ujarnya.

Ia berharap seluruh aspirasi yang mengemuka, dapat ditindaklanjuti dan menjadi perhatian bersama, untuk kemajuan Belitung dan Bangka Belitung.