Home / Bangka Belitung / Lewat Bedah Buku, LAMBEL Berhasil Mengangkat Batang Terendam
IMG_20210330_143945

Lewat Bedah Buku, LAMBEL Berhasil Mengangkat Batang Terendam

Bagikan :

TANJUNGPANDAN: Bedah Buku Prosesi  perkawinan adat Belitong beserta pakaian penganten dan pirantinya yang digelar di UPT Provinsi Babel, Jalan A. Yani Tanjungpandan, Belitung, pada hari ini Selasa 30 Maret 2021 berjalan lancar dan sukses.

Acara bedah buku ini
merupakan sejarah  LAMBEL dibawah kepimpinan Drs. ABDUL Hadi Adjin beserta DKK khususnya dan kepimpinan Bupati Belitung H. Sahani Saleh S.Sos  berhasil membangkitkan batang terendam dalam bentuk sebuah buku  prosesi  perkawinan adat Belitong beserta pakaian penganten dan pirantinya.

Dan yang dulunya hanya diucapkan budaya tutur dan sekarang dalam bentuk tertulis berupa bukti buku. Ini akan menjadi bahan acuan pelestarian adat begawai belitung pakaian penganten dan pirantinya bagi para pemantun, mak inang, penghulu gawai, mak panggung dan juga sekaligus muatan untuk mata pelajaran kearifan lokal bagi PAUD, TK, SD, SLTP dan SMA dan generasi muda dan masyarakat lainnya.

Oleh karena itu, untuk keperluan sosialisasi perlu anggaran pelaksanaan dan sekaligus memperbanyak buku tersebut guna disampaikan kepada masyarakat.

Acara bedah buku ini dihadiri Anggota DPD RI Ir. H. Darmansyah Husein, Direktur Rumah Sakit Marsidi Judono Kabupaten Belitung dr Hendra, Ketua LAMBEL Drs. Abdul Hadi Adjin, dan Mantan anggota DPRD Babel Abdullah Ma’ruf,  pengurus LAMBEL  Achmad Hamzah, Ismail Mihad, Karseno, Salim YAH sebagai narasumber sekaligus penulis buku.

Ketua LAMBEL Drs. Abdul Hadi Adjin sebut bahwa buku ini adalah bagian dari upaya mengwujudkan dan melestaikan adat budaya belitung khususnya  prosesi adat perkawinan  sesuai dengan perda 2 tahun 2013 tentang pelestarian adat istiadat  dan pemberdayaan LAMBEL.

Adapun buku ini kata Hadi, sekaligus guna melengkapi perda nomor 3 tahun 2003 tentang prosesi  perkawinan adat dan pakaian penganten Adat Belitong sesuai dengan
Pasal 3 ayat 1 dan 2 tentang lampiran tidak terpisahkan dari perda nomor 3 tahun 2003 berupa Sistematika prosesi perkawinan dan pakaian penganten adat Belitong.

“Sejak 17 tahun yang lalu dan baru kali ini terwujud. Dan kita telah berhasil membangkitkan batang rendam, guna untuk melestarikan adat budaya belitung dan bermanfaat bagi generasi muda ke depan,” katanya.

LAMBEL kata Hadi, Ucapkan terima kasih kepada  Alm. H Mahdani Miram dan anggota DPD RI Ir H Darmansyah Husein, Wakil Gubernur Babel Drs. Abdul Fatah MSi, Bupati Belitung H.Sahani Saleh S.Sos, Mantan Anggota DPRD Babel Abdullah Ma’ruf, Tim LAMBEL ( Achmad Hamzah, Ismail Mihad, Karseno), Salim YAH (penulis buku) dan pokja advokasi hukum LAM, Pokja Hubungan antar lembaga LAMBEL dan tim perumus lainnya yang mendukung kegiatan ini.*