Mewakili Danramil Kelapa Kampit, Kopda Bintoro Hadiri Talkshow Interaktif Pergerakan Posyandu Aktif 2025 

Kegiatan talkshow ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung Posyandu Aktif dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Kabupaten Belitung Timur,

KELAPA KAMPIT: Mewakili Danramil Kelapa Kampit Kopda Bintoro menghadiri Talkshow Interaktif Pergerakan Posyandu Aktif Tahun 2025. Kegiatan ini diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur melalui Dinas Kesehatan, Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, pada ini Kamis, 13 Nopember 2025, yang bertempat di Gedung Serbaguna Harsono Hasan, Desa Senyubuk, Kecamatan Kelapa Kampit.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Beltim, Khairil Anwar, Camat Kelapa Kampit Yudie Brahma, SE., Ak, Kepala Dinas Kesehatan Beltim Ns. Dianita Fitriani, M.Kep, Danramil 414-05/Kelapa Kampit yang diwakili Kopda Bintoro, perwakilan Kapolsek Kelapa Kampit, PLT Kepala Puskesmas Kelapa Kampit dr. Relgia Tungga Dewi, serta para Kepala Desa se-Kecamatan Kelapa Kampit.
Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh kader Posyandu dari Kecamatan Manggar, Damar, dan Kelapa Kampit.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar menyampaikan pandangannya mengenai transformasi pelayanan Posyandu yang kini semakin berkembang.

“Transformasi Posyandu merupakan perubahan dari model pelayanan kesehatan ibu dan anak menjadi layanan yang lebih komprehensif untuk seluruh siklus kehidupan,” jelas Khairil.

Ia menambahkan, kini Posyandu mencakup enam bidang pelayanan minimal, yaitu kesehatan, pendidikan, kependudukan, sosial, lingkungan hidup, dan kesejahteraan keluarga.

InCollage 20251113 164622105

“Perubahan ini bertujuan memperkuat pelayanan primer, meningkatkan ketahanan kesehatan masyarakat, serta menurunkan angka stunting dan kematian ibu serta bayi,” lanjutnya.

Makna HKN 2025: Wujudkan Generasi Sehat
Menjawab pertanyaan tentang makna HKN 2025, Khairil menegaskan bahwa HKN bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat.

“HKN adalah pengingat bahwa gaya hidup sehat bukanlah tujuan musiman, melainkan kebiasaan yang harus dipraktikkan setiap hari,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah terus mengampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sebagai bagian dari upaya preventif untuk menciptakan generasi yang sehat dan produktif.

Dalam kesempatan tersebut, Khairil juga menyoroti pentingnya peran kader Posyandu dalam pencegahan stunting di masyarakat.

Menurutnya, kader Posyandu menjadi ujung tombak dalam deteksi dini, edukasi kesehatan, serta pendampingan ibu dan balita.

“Kader Posyandu berperan penting dalam melakukan penimbangan dan pengukuran rutin, memberikan penyuluhan tentang gizi seimbang dan pola asuh, serta mengidentifikasi anak berisiko untuk segera dirujuk,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa para kader tidak hanya sebagai pelaksana teknis, tetapi juga fasilitator, komunikator, dan administrator dalam kegiatan Posyandu serta program pencegahan stunting lainnya.

Membangun Komitmen Bersama

Kegiatan talkshow ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung Posyandu Aktif dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Kabupaten Belitung Timur, sejalan dengan tema HKN ke-61 tahun ini:
“Menciptakan Generasi Sehat, Indonesia Maju.”.*