TANJUNGPANDAN: Suasana bulan Syawal terasa hangat di Desa Perawas, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Minggu (5/4/2026). Keluarga besar Senam Tera Indonesia (STI) Belitung menggelar halal bihalal dengan konsep unik, yakni berkunjung dari rumah ke rumah anggota.
Kegiatan kali ini dipusatkan di kediaman Nur Cahya. Halaman rumah yang sederhana berubah menjadi tempat penuh keakraban, canda, dan tawa antaranggota.
Ketua STI Kabupaten Belitung, Farimah Fadlie, hadir bersama pengurus dan anggota. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata keinginan anggota untuk terus menjaga kebersamaan.
“Halal bihalal kali ini terasa istimewa karena datang dari keinginan anggota sendiri,” ujarnya.
Konsep berpindah dari satu rumah ke rumah lain menjadi ciri khas STI Belitung. Selain lebih personal, cara ini dinilai mampu mempererat hubungan antaranggota secara lebih dekat.
Dalam sambutannya, Farimah menekankan pentingnya silaturahmi di momen Syawal sebagai waktu untuk saling memaafkan dan memperkuat persaudaraan.
Acara berlangsung penuh kehangatan. Anggota saling bersalaman, bertukar senyum, serta menikmati hidangan rumahan seperti sayur, sambal, ikan asin, hingga kue khas Lebaran khas Belitung pun turut meramaikan suasana. Disajikan bersama minuman, hidangan tersebut seolah menjadi pelengkap sempurna yang membuat nuansa halal bihalal Lebaran semakin terasa.
Lebih dari sekadar pertemuan, halal bihalal ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan tak selalu harus mewah. Justru dari kesederhanaan itulah lahir kehangatan yang tulus.
Melalui kegiatan ini, STI Belitung berharap semangat kebersamaan dan silaturahmi terus terjaga sebagai bekal dalam menjalankan berbagai aktivitas ke depan.*












