DENDANG: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Belitung Timur kembali melaksanakan kegiatan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di berbagai wilayah. Salah satunya dilakukan oleh anggota DPRD Belitung Timur, Iwan Rahmawan, yang menggelar reses di Trans Jaya Bhakti, Desa Dendang, pada Sabtu (22/11/2025).
Reses tersebut merupakan kegiatan keempat yang dilaksanakan oleh Iwan Rahmawan dalam masa sidang ini. Berbeda dari forum formal, kegiatan dikemas dalam bentuk dialog interaktif, meliputi pemaparan program pemerintah serta sesi tanya jawab terkait persoalan yang dihadapi warga di tingkat desa maupun kecamatan.
Dalam kegiatan tersebut, Iwan Rahmawan hadir bersama staf Sekretariat DPRD Belitung Timur. Ia juga turut didampingi oleh Ferizal, S.IP, yang berperan sebagai narasumber pendamping.
“Kami sengaja melibatkan salah satu pengurus partai politik yang dikenal dekat dengan masyarakat dan mampu meneruskan jika ada program-program khusus ke tingkat provinsi maupun lembaga lain di luar kewenangan kabupaten,” ujar Iwan Rahmawan dalam keterangannya.
Kegiatan reses berlangsung di Sekretariat Kesenian Kuda Lumping Turonggo Setyo Mudo, Dusun Jaya Bakti, Desa Dendang. Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, petani, anggota majelis taklim, serta masyarakat umum turut hadir. Forum tersebut pun menjadi ruang strategis bagi warga untuk menyampaikan keluhan dan harapan secara langsung kepada wakil rakyat.

Iwan Rahmawan mendorong warga agar tidak sungkan dalam menyampaikan persoalan yang mereka alami sehari-hari. “Masyarakat harus terbuka. Jangan ragu untuk menyampaikan permasalahan, baik di tingkat desa, kecamatan, apalagi yang menyangkut pelayanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan sarana prasarana umum,” tegasnya.
Dialog berlangsung hangat dan dinamis. Berbagai isu muncul dari masyarakat, di antaranya terkait perbaikan jalan lingkungan yang tak kunjung terealisasi, kesulitan pemindahan KWH listrik dari rumah lama ke rumah baru, bantuan RTLH yang batal diterima karena kendala administrasi, hingga minimnya penerangan jalan.
Selain itu, masyarakat juga menyampaikan harapan agar janji kampanye yang pernah disampaikan Kamarudin Muten dan Khairil dapat direalisasikan di tengah keterbatasan APBD.
Menanggapi hal tersebut, Iwan Rahmawan menyatakan akan terus mengawal aspirasi masyarakat hingga mendapatkan solusi. “Kami akan tindak lanjuti permasalahan yang bisa diselesaikan tanpa anggaran serta mengawal usulan yang memerlukan pembiayaan pemerintah,” ucapnya menegaskan komitmen.
Melalui reses ini, masyarakat berharap pemerintah daerah semakin responsif terhadap kebutuhan warga, terutama dalam peningkatan pelayanan publik dan infrastruktur dasar. *



















