Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » Temui Bupati, Forum Pengembang Belitung Desak Percepatan Perbup Pembebasan BPHTB dan PBG untuk Rumah Subsidi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Temui Bupati, Forum Pengembang Belitung Desak Percepatan Perbup Pembebasan BPHTB dan PBG untuk Rumah Subsidi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNGPANDAN – Forum Pengembang Kabupaten Belitung yang terdiri dari Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), Real Estate Indonesia (REI), dan Developer Pengembang Indonesia (Deprindo) menggelar audiensi dengan Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, pada Kamis, 13 Maret 2025. Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati Belitung ini turut dihadiri oleh perwakilan Forum Pengembang Provinsi Bangka Belitung.

Dalam audiensi tersebut, perwakilan APERSI, Cholvy, menekankan pentingnya percepatan Peraturan Bupati (Perbup) terkait pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi rumah subsidi.

“Kami berharap Perbup ini segera diterbitkan sebagai respons terhadap instruksi Presiden dan arahan Kementerian Dalam Negeri,” ujar Cholvy.

Ia menjelaskan bahwa draf regulasi tersebut telah dibahas bagian hukum Pemkab Belitung dan tinggal menunggu peninjauan ulang oleh bupati sebelum diproses lebih lanjut. Jika diterapkan, kebijakan ini akan memberikan keringanan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dalam memiliki rumah subsidi.

Dilema Antara PAD dan Kepentingan Masyarakat
Meski penghapusan BPHTB dan PBG ini berpotensi mengurangi Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun menurut Cholvy, kebijakan tersebut justru akan meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian yang layak.

“Kami memahami ada konsekuensi terhadap PAD, tetapi di sisi lain, kebijakan ini membuka peluang bagi masyarakat yang selama ini sulit memiliki rumah. Mereka bisa mendapatkan hunian layak dengan harga yang lebih terjangkau tanpa beban pajak yang tinggi,” jelasnya.

Ketua Real Estate Indonesia (REI) Wilayah Belitung, Ary Suhardono bersama Widodo (REI) yang didampingi Juniarto yang merupakan utusan Developer Pengembang Indonesia (Deprindo) ikut memberikan keterangan hasik audensi dengan Bupati.

Ary Suhardono dari REI menambahkan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari keputusan pemerintah lewat keputusan tiga menteri untuk mendukung program pembangunan tiga juta rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Masyarakat Belitung dengan penghasilan rendah nantinya bisa memiliki rumah dengan DP (uang muka) yang jauh lebih ringan, dari sebelumnya Rp5 juta atau Rp10 juta menjadi hanya Rp1 juta, berkat penghapusan BPHTB dan PBG,” ujar Ary.

Ia juga menyoroti bahwa dari tujuh kabupaten dan kota di Bangka Belitung, hanya Belitung dan Belitung Timur yang belum merealisasikan kebijakan ini. Oleh karena itu, pihaknya berharap Pemkab Belitung dapat segera mengambil langkah konkret.

“Surat Keputusan (SK) tiga menteri terkait kebijakan ini sudah dikeluarkan sejak Oktober 2024, dan pemerintah pusat telah memberi batas waktu hingga 31 Januari 2025. Namun, karena saat itu Belitung masih dipimpin oleh pejabat bupati, maka kebijakan ini belum bisa diterbitkan. Kini, setelah ada bupati definitif, kami berharap segera ada realisasi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia baru saja menghapus pungutan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk rumah subsidi.

Kebijakan ini resmi diumumkan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Pekerjaan Umum pada 25 November 2024.

Dengan kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil ini, mimpi memiliki rumah sendiri kini semakin dekat bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Seluruh Pemerintah Kabupaten dan kota di Wilayah Bangka Belitung diharapkan segera menyusul langkah daerah lain dalam menerapkan aturan pembebasan pungutan BPHTB dan PBG.

Jika terealisasi, kebijakan ini tak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga mendukung program nasional pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan pemerintah.*

 

 

  • person
  • visibility 31
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Kisah  Abdul Fatah Menuju Kursi Wakil Gubernur Babel

    Ini Kisah Abdul Fatah Menuju Kursi Wakil Gubernur Babel

    • calendar_month Sabtu, 13 Mei 2017
    • account_circle sma
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Abdul Fatah dilahirkan di Pulai Air Masin, Gantung 3 Agustus 1953. Ia merupakan anak keempat dari Sembilan bersaudara dari keluarga H Hamzah Kadir dan Ibu Fatmah. Sejak kecil tinggal di Pulau Air Masin dan bersekolah di Sekolah Rakyat di Gantung tahun 1965. Kemudian melanjutkan SMP Jaya Bhakti Gantung. Tamat SMP tahun 1969, Ia melanjutkan pendidikan […]

  • Update Pkl. 14.00 Wib/29 Januari, 6 Peserta Lelang Buku HAS Hanandjoedin

    Update Pkl. 14.00 Wib/29 Januari, 6 Peserta Lelang Buku HAS Hanandjoedin

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • account_circle sma
    • visibility 7
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Panitia seminar, Lelang Buku HAS Hanandjoedin, “Memenuhi panggilan rakyat, kiprah dan kenangan sosok Bupati HAS Hanandjoeddin”, menyampaikan update sampai pukul 14.00 Wib pada hari ini Sabtu, 29 Januari 2022 tercatat baru terdapat 6 peserta lelang buku. Berikut ini daftar peserta lelang buku Memenuhi Panggilan Rakyat dengan tag Belitong Memanggil. Peserta Lelang Buku: 1. H. […]

  • Utusan DPD PKS Belitung Hadiri Rakerwil di Pangkal Pinang

    Utusan DPD PKS Belitung Hadiri Rakerwil di Pangkal Pinang

    • calendar_month Sabtu, 12 Mar 2022
    • account_circle sma
    • visibility 15
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG: Utusan DPD (Dewan Pimpinan Daerah) PKS Kabupaten Belitung menghadiri acara rakerwil (rapat ketja wilayah) yang bertempat Cordela Hotel Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung. Acara kegiatan rakerwil ini dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 12 Maret hingga 13 Maret 2024 dengan tema yang diusung “semangat trasnformasi dan kolaborasi”. Seluruh utusan DPD PKS wilayah kabupaten dan […]

  • SURABI (SERABI) HANGAT, RASA YANG SELALU BIKIN RINDU

    SURABI (SERABI) HANGAT, RASA YANG SELALU BIKIN RINDU

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle sma
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Ada kalanya kebahagiaan hadir dari sesuatu yang sederhana. Aroma surabi yang baru matang, teksturnya yang lembut, dipadukan dengan aneka topping (taburan rasa) favorit, mampu menghadirkan momen hangat bersama keluarga, sahabat, maupun orang tersayang. Di Kedai Pisi Misi, Jl. Gajah Mada (Depan Klinik TNI AU), Lesung Batang, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Anda bisa menikmati beragam pilihan surabi […]

  • Manfaatkan Potensi Laut,  Nelayan Sungai Padang Olah Udang Jadi Terasi

    Manfaatkan Potensi Laut, Nelayan Sungai Padang Olah Udang Jadi Terasi

    • calendar_month Kamis, 15 Jun 2017
    • account_circle sma
    • visibility 15
    • 0Komentar

    SIJUK: Sekumpulan wanita nelayan di Sungai Padang, Kecamatan Sijuk, Belitung yang memanfaatkan potensi alamnya digunakan untuk mengolah udang menjadi terasi. Saat ditinjau, para penyuluh PNS dan Penyuluh Perikanan Bantu beberapa hari yang lalu, tampak sejumlah nelayan tengah menjemur udang rebon untuk diolah menjadi terasi. Dari beberapa nelayan, di tengah penjemuran terlihat dua  nelayan wanita adalah […]

  • Di Kalaju Suak Gual, 30 orang Peserta Ikuti Pelatihan pembuatan cumi sambal andaliman secara full oniline,

    Di Kalaju Suak Gual, 30 orang Peserta Ikuti Pelatihan pembuatan cumi sambal andaliman secara full oniline,

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle sma
    • visibility 9
    • 0Komentar

    SELATNASIK: Pelatihan pembuatan cumi sambal andaliman (cumisan sambal ) secara full oniline, yang bertempat di Balai Adat Desa Suak Gual, di Kampung Nelayan Maju (Kalaju) Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung, baru-baru ini. Acara pelatihan secara online yang diselenggarakan oleh Acara kegiatan yang diselenggarakan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Medan ini yang diikuti 30 orang […]

expand_less