Wakili Gubernur Babel, Staf Ahli Gubernur bidang politik, hukum dan Pemerintahan Membuka Seminar Kepahlawanan HAS Hanandjoeddin

PANGKALPINANG: Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan, Dr. Drs. Agus Suryadi MSi secara resmi membuka Seminar Kepahlawanan, H.AS Hanandjoeddin, di Gedung Laboratorium Terpadu , dan Perkuliahan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Ruang Balai Setason, Kampus Universitas Bangka Belitung pada Selasa 16 Desember 2025.

Seminar ini menjadi bagian dari, upaya pengusulan kembali HAS Hanandjoeddin, sebagai Calon Pahlawan Nasional. Tokoh asal Belitong, provinsi Bangka Belitung ini dikenal sebagai pejuang kemerdekaan, perintis teknologi kedirgantaraan, serta pelopor pembentukan TNI Angkatan Udara.

Dalam sambutan gubernur Babel Hidayat Arsani, yang dibacakan staf ahli gubernur bidang politik, hukum dan pemerintahan Dr. Drs. Agus Suryadi, MSi, mengungkapkan bahwa, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyatakan apresiasi atas pelaksanaan seminar, sebagai tahapan penting dalam proses pengusulan, mulai dari penguatan administrasi, pengumpulan data sejarah, hingga koordinasi dengan kementerian terkait.

Adapun Seminar ini, diselenggarakan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dengan moderator Yudi Septiawan dari Universitas Bangka Belitung, menghadirkan narasumber berbagai kalangan, di antaranya Penyuluh Sosial ahli madya, Direktorat Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Sosial RI Triwiyanto, Bambang Sutrino, MPd, yang merupakan praktisi pendidikan.

Selain itu, narasumber lainnya, Brigjen TNI Inf., Arif Cahyono yang juga, Editor buku Kronik H. AS Hanandjuddin, dan Wakil Ketua TP2GD Provinsi Babel, Drs. Ahmad Elpian, yang merupakan Sejarawan Babel, dan Profesor Dr.Bambang M Purwanto yang merupakan Guru Besar Sejarah Universitas Gadjah Mada.

Dalam acara kegiatan seminar ini, Pelaksana Tugas, Kepala Dinsos Pemberdayaan Masyarakat Desa, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Fitriansyah menyampaikan, seminar ini bertujuan menggali data dan fakta sejarah, menyusun profil pahlawan daerah, serta mensosialisasikan nilai-nilai perjuangan kepada masyarakat.

“Diharapkan seminar ini, dapat memperkuat dukungan akademik, dan menjadi simpul pemersatu bangsa, melalui pengakuan pahlawan daerah, sebagai pahlawan nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Menyikapi hasil Seminar, Senator DPD RI asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ir. H. Darmansyah Husein, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan seminar yang digelar hari ini.

Ia menilai terdapat kemajuan yang sangat signifikan, khususnya dari sisi kelengkapan dan kualitas data yang disajikan.

Menurutnya, dari sisi akademis, berbagai masukan dan rekomendasi sudah terpenuhi dengan baik. Namun, ia menekankan pentingnya penguatan aspek sosiologis dan populis agar hasil seminar dapat diterima luas oleh masyarakat.

“Kalau saran akademisnya sudah kita penuhi. Yang perlu kita dorong ke depan adalah saran sosiologis dan populisnya. Ini tentu tidak terlepas dari peran kawan-kawan media dan juga mahasiswa-mahasiswi yang aktif menggunakan media sosial,” jelasnya.

Darmansyah menegaskan peran media massa sangat penting dalam menyosialisasikan hasil seminar kepada publik. Menurutnya, media menjadi ujung tombak dalam menggaungkan gagasan agar mendapat dukungan masyarakat luas.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa secara akademis, hasil seminar tersebut sudah cukup kuat dan selanjutnya akan melalui tahapan verifikasi oleh TP2GP (Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat).

“Nanti akan dicek oleh TP2GP. Mereka tentu akan turun ke masyarakat untuk melihat apakah apa yang diusulkan ini sejalan dengan aspirasi publik dan tokoh-tokoh yang tergabung dalam TP2GP,” katanya.

Darmansyah mengaku optimistis dengan proses yang sedang berjalan. Ia menilai kerja tim saat ini sudah solid dan lengkap, serta didukung oleh konsep yang matang.

Adapun Kegiatan seminar ini, turut dihadiri Marsekal Muda TNI Purnawirawan, Asfan Jauhari yang merupakan, Mantan Komandan Komando Pemeliharaan, Material Koharmat TNI AU 2025, Marsekal Muda TNI Purnawirawan, Tatang Kurniadi SH yang merupakan, Wakil Ketua Majelis Pertimbangan Pusat, DPP Legiun Veteran Republik Indonesia, jajaran Organisasi perangkat daerah, civitas akademika Universitas Bangka Belitung, Tim Peneliti dan Pengaji Gelar Daerah Provinsi Babel, Belitung dan Beltim, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta keluarga HAS Hanandjoeddin.