MANGGAR: Mantan anggota DPRD Provinsi Babel (Bangka Belitung) Antonius Uston menyebut saat ini ada 5 PR (Pekerjaan rumah) besar di bidang sektor pertambangan yang sampai hari ini belum terselesaikan dengan baik.
Hal itu disampaikan Mantan Anggota DPRD Bangka Belitung Antonius Uston, kepada trawangnews.com menanggapi hasil audensi gubernur dengan ketua DPRD beserta jajarannya ke komisi 7 DPR RI, pada Minggu yang lalu, terkait soal pertambangan di Bangka Belitung.
Anton sebut ada lima point berupa pekerjaan rumah disektor pertambangan yang harus menjadi prioritas dan belum dilakukan dengan bersungguh-sungguh dan tersistematis oleh pemerintah propinsi babel dan harus mendapat dukungan penuh seluruh pemda 7 kabupaten/kota sebabel untuk menjawab hal yang belum terealisasi dari Gubernur pertama hingga Erzaldi Rosman Johan.
Adapun lima point tersebut kata Anton, yang pertama bahwa upaya pemda memiliki saham dan peningkatan prosentase royalti dari perusahaan tambang plat merah PT.TIMAH sebagai daerah penghasil. Upaya ini hsrus dilakukan pula kementerian BUMN Erik Tohir.
Kedua, lanjut Antonius, upaya memiliki Regulasi yang memberi kewenangan dan nilai tambah pemerintah daerah (PAD) yang terkait dengan pengolahan/pemanfaatan/pendapatan dari mineral ikutan yang menjadi kekayaan daerah.
Ketiga, tambah Antonius, upaya memperbaiki lahan kritis eks tambang baik yang dikuasai negara maupun swasta, tidak kurang dari 300.000 Ha lahan kritis eks tambang harus menjadi prioritas reklamasi secara serius.
Keempat, lanjut Antonius, upaya mendesak pemerintah pusat meninjau sekaligus merevisi kembali perdagangan komoditi timah melalui bursa dan perdagangan antar pulau yang dilegalkan melalui permen perdagangan, yang tidak memberikan keuntungan/pendapatan kepada pemerintah daerah sebagai daerah penghasil.
Kelima, ungkap Antonius, upaya melakukan pembenahan tata kelola pertambangan di Babel melalui revisi UU, PP, Permen dan PERDA dengan perlahan-lahan secara bertahap dan terukur mengurangi ketergantungan disektor tambang dan mulai fokus pada pengembangan sektor perikanan kelautan, pertanian perkebunan dan pariwisata sebagai kekayaan yang harus dikelola dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat babel.
Menurut Antonius, bila 5 point ini menjadi prioritas dan dilakukan dengan bersungguh-sungguh dalam satu frame yang sama antara pemda prop, kab/kota, para legislator kab/prop/pusat dan membuang keegoan masing-masing demi kemajuan Bangka Belitung tentunya kata Antonius, pendapatan daerah akan meningkat secara signifikan dan pembangunan di Babel baik pembangunan fisik dan pembangunan manusianya akan jauh lebih baik.
Sebetulnya, dirinya sudah berupaya melakukannya saat menjadi anggota DPRD Bangka Belitung.
“Berulang-ulang selalu saya sampaikan setiap ada kesempatan ketika rapat komisi, pansus, banggar, bapemperda disaat selama saya menjadi wakil masyarakat. Sekali lagi perlu upaya yang sungguh-sungguh dari pemerintah daerah. Ini sangat kita harapkan, jangan sampai menjadi pekerjaan yang tak pernah terselesaikan,” kata Antonius yang kini tengah mengikuti program S2, pada Studi Master Arsitektur bidang perencanaan kota dan Wilayah.*trawangnews.com












