Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » Menelusuri Masuknya Islam Di Pulau Belitung

Menelusuri Masuknya Islam Di Pulau Belitung

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNGPANDAN: Zaman dahulu kala, Pulau Belitung telah dimasuki berbagai elemen masyarakat. Entah itu, masyarakat melayu, etinis tionghoa, eropah, hingga kalangan bangsawan maupun raja-raja sekalipun.Mereka kerap kali, selain melakukan aktivitasnya baik sebagai pedagang, nelayan serta profesi lainnya, namun mereka pun tak lepas kadang kala membawa misi datang ke sebuah daerah tertentu. Bahkan, tak jarang meninggalkan sebuah sejarah yang tidak dilupakan.

Di Belitung, adalah sosok Syech Abu Bakar Abdullah misalnya. Selain berdomisi di pulau ini, ia juga ditugaskan menyebarkan misi agama Islam. Ulama Islam yang berasal dari Aceh ini merupakan sosok yang populoritas. Hingga hayatnya Syech mendapat gelar kehormatan sebagai Datuk Gunung Tajam ol masyarakat tempo doeloe. Syech pun bersama rekan-rekan penyebar Islam lainnya tercatat sebagai cikal bakal masuknya Islam di Pulau Belitung ketika itu.
Konon sebuah cerita, ketika masuknya ke tanah Belitung, perkembangan Islam cukup pesat ketika itu. Wilayah penyebaran pun mulai ke kawasan kerajaan Badau, Seperti Badau, Kelekak Datuk, Ibul, Perawas, Aik Mungkui, hingga sampai Membalong dan Buding Kecamatan Kelapa Kampit. Memang Syech tak sendirian. Ia selalu dibantu dengan rekan-rekannya yang berasal dari para ulama aceh untuk mengislamkan umat serta membawa kearah jalan yang benar.

Belakangan, setelah lama di Belitung Syech pun menelorkan beberapa muridnya sebagai bagian dari syiar dakwah dalam menyebarkan agama Islam ke Pelosok wilayah kabupaten Belitung, semisal Datuk Kundo (Tuk Kundo). Sembari menyebarkan agama Islam, para mubalig termasuk Syech Abu Bakar ini memprakarsai lahir beberapa masjid seperti Masji di Kaki Gunung Parang Bulo, dan di Kampung Badau, serta Masjid di Buding Kecamatan Kelapa Kampit Belitung Timur.

Diberbagai wilayah tersebutlah mereka melakukan syiar dakwah ke pelosok daerah di Kabupaten Belitung.
Konon beberapa sumber lannya menyebutkan bahwa kepopuleritasn Syech Abubakar ini kabarnya mendapat simpati yang luas dari masyarakat ketika dirinya berjuang dan menyebarkan agama Islam. Namun dalam perjalanannya, kepopulerannya sirna lantqaran ada yang takut kehilangannya pengaruhnya di masyarakat. Kabarnya, Sosok KA Masud sebagai kepala pemerintahan diwilayah itu melihat sepak terjang Syech Abubakar akan membuat dirinya hilang kepopulerannya. Karena itu, konon ceritanya Syech Abu Bakar ini mendapat perlakuan yang tidak baik. Setelah Ulama Syech ini tiada, penyebaran Islam dilanjutkan oleh para muridnya, Bahkan hingga saat ini sebagian besar masyarakat Belitung menganut agama Islam.*trawangnews.com

  • person
  • visibility 66
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPC PPP Belitung Gelar Pendidikan Politik Menuju Pemilu 2029

    DPC PPP Belitung Gelar Pendidikan Politik Menuju Pemilu 2029

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle sma
    • visibility 42
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN –Dewan Pimpinan Cabang, Partai Persatuan Pembangunan, Kabupaten Belitung menggelar kegiatan Pendidikan Politik bagi kader dan simpatisan menuju Pemilu 2029. Kegiatan tersebut berlangsung di Pondok Impian Hotel Tanjungpandan, pada Selasa 30 desember 2025. Kegiatan pendidikan politik ini, dibuka langsung oleh, Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Belitung, Suhaeli. Acara tersebut turut dihadiri, Ketua MPC Partai […]

  • PPB Selat Nasik Lakukan Pembinaan Ke KUB Karang Panjang

    PPB Selat Nasik Lakukan Pembinaan Ke KUB Karang Panjang

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2019
    • account_circle sma
    • visibility 20
    • 0Komentar

    SELATNASIK: Penyuluh Perikanan Bantu (PPB) wilayah kerja kecamatan Selat Nasik melakukan pembinaan ke Kelompok Usaha Bersama (KUB) Karang Panjang, Desa petaling, kecamatan Selat Nasik, Belitung, pada hari ini Sabtu, 29 September 2019. Saat berada di KUB, PPB Selat Nasik Ani saputra SPI, diterima ketua KUB Karang Panjang Andi Albana beserta sejumlah anggota. Dalam pembinaannya, PPB […]

  • Simpang Tiga Jl. Kelapa Gading & Hayati Mahim Sudah Terpasang Lampu Jalan

    Simpang Tiga Jl. Kelapa Gading & Hayati Mahim Sudah Terpasang Lampu Jalan

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2020
    • account_circle sma
    • visibility 23
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Lalu lintas kawasan dipersimpangan tiga di Jalan Kelapa Gading dan Jalan Hayati Mahim, Pangkal Lalang Tanjungpandan yang sebelumnya gelap gulita pada malam hari kini menjadi terang benderang. Ini setelah pihak jajaran PLN memasang penerangan lampu jalan pada malam hari. “Dua hari yang lalu lampu penerangan jalan malam hari di kawasan tersebut telah dipasang, ” […]

  • Joni Samson Sama Lelaway  Dilantik Menjadi Ketua Pengprov LEMKARI Babel

    Joni Samson Sama Lelaway  Dilantik Menjadi Ketua Pengprov LEMKARI Babel

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2021
    • account_circle sma
    • visibility 20
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: Joni  Samson Sama Lelaway  dilantik menjadi ketua Pengprov LEMKARI Kepulauan Bangka Belitung, pada Rabu, 17 Nopember 2021, yang bertempat di Gedung Serbaguna Pemkab Belitung. Acara pelantikan ini dilakukan Ketua PB Lemkari H Leonardi Hamainy dt. Bandara Basa SIP MH yang diwakili oleh Wakil Sekretaris 1 Sensei Syafri Andiretman. Acara pelantikan ini disaksikan Wakil Bupati […]

  • Malam Ramah Tamah KKN AKB UDB & Kelompok 39

    Malam Ramah Tamah KKN AKB UDB & Kelompok 39

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2020
    • account_circle sma
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUAK GUAL: Selasa Malam, 25 Agustus 2029, digelar malam ramah tamah KKN AKB UDG (Universitas Djuanda Bogor) bersama Ketua kelompok 39 PGSD (Pendidiksn Guru Sekolah Dasar) Nursetia tahun 2020.yang bertempat di Lokasi di tanah timbun, desa suak gual, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung. Acara ini dihadiri Sekretaris Desa Suak Gual Robeto SPi, Kepala SD negeri […]

  • APERSI BABEL Sambut Langkah Pemerintah Bebaskan BPHTB dan PBG untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah: Harapan Baru bagi Warga Bangka Belitung

    APERSI BABEL Sambut Langkah Pemerintah Bebaskan BPHTB dan PBG untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah: Harapan Baru bagi Warga Bangka Belitung

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle sma
    • visibility 50
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN – Angin segar datang bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang bermimpi memiliki rumah sendiri. Pemerintah Indonesia baru saja menghapus pungutan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk rumah subsidi. Kebijakan ini resmi diumumkan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Menteri Dalam […]

expand_less