TANJUNGPANDAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Belitung menggelar kegiatan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah yang dipusatkan di kawasan Pantai Wisata Tanjungpendam, Kabupaten Belitung, Minggu (1/2/2026).
Kegiatan yang terbuka untuk umum ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Melalui program tersebut, BAZNAS berharap masyarakat dapat memantau kondisi kesehatan sejak dini. Berbagai layanan kesehatan gratis disediakan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah (tensi), gula darah, asam urat, kolesterol, hingga konsultasi kesehatan dan skrining kesehatan jiwa (keswa).
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga dirangkai dengan aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial serta dukungan terhadap ketersediaan stok darah di Kabupaten Belitung.
Wakil Bupati Belitung, Syamsir menegaskan bahwa kontribusi BAZNAS selama ini sangat luar biasa dalam membantu pemerintah dan masyarakat.
Ia menunjuk Kegiatan hari ini menunjukkan animo masyarakat yang tinggi. Ini membuktikan bahwa pelayanan kesehatan harus lebih dekat dengan masyarakat. Suasananya harus dibuat nyaman dan santai agar masyarakat tidak merasa tertekan saat memeriksakan kesehatan.
Ia juga memastikan Pemerintah Kabupaten Belitung akan terus mendukung program-program BAZNAS, termasuk rencana pelaksanaan kegiatan bakti sosial hingga ke tingkat kecamatan dan desa yang tentunya didukung oleh PMI dan IDI sebagai kolaborasi yang luar biasa.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Belitung, Firmansyah, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini telah masuk dalam rencana kerja dan anggaran tahunan BAZNAS tahun 2026. Ke depan, kegiatan serupa akan dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Insyaallah selama satu tahun ini, setiap tiga bulan sekali kita akan menggelar bakti sosial. Tadi juga ada masukan dari Wakil Bupati agar kegiatan ini bisa dilaksanakan di luar Kecamatan Tanjungpandan, seperti di Tanjung Binga, agar seluruh masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” jelas Firmansyah.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan di ruang terbuka seperti kawasan wisata dinilai lebih nyaman bagi masyarakat dibandingkan di rumah sakit atau puskesmas. Dengan suasana yang santai, diharapkan masyarakat lebih terbuka untuk berkomunikasi dengan dokter dan rutin memeriksakan kesehatannya.
Firmansyah juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Belitung, IDI, Tim Penggerak PKK, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi demi terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan kita bisa bersama-sama membantu masyarakat Belitung agar tetap sehat,” tambahnya.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Belitung, dr. Dena, Sp.P, mengatakan pihaknya menurunkan lebih dari 30 dokter untuk mendukung kegiatan tersebut. Para dokter melakukan berbagai pemeriksaan kesehatan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pola hidup sehat dan anjuran menghindari makanan pemicu penyakit.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Belitung yang telah mengajak IDI untuk berkolaborasi. IDI berkomitmen penuh dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat Belitung,” ujar dr. Dena.
Salah satu warga Kelurahan Parit yang ikut memeriksakan kesehatanya bernama Herlina, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Ia berharap program pemeriksaan kesehatan gratis seperti ini dapat terus dilaksanakan.
“Acara ini sangat bagus dan bermanfaat untuk mengecek kesehatan masyarakat. Semoga terus berjalan ke depannya,” ujarnya.*












