MANGGAR – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Trafo Mayang menjadi lokasi yang tidak biasa untuk prosesi pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, Rabu (18/02/2026). Pemilihan lokasi ini ternyata sarat makna dan pesan simbolik.
Sebanyak 23 pejabat resmi dilantik dan diambil sumpahnya langsung di kawasan TPA tersebut oleh Bupati Beltim, Kamarudin Muten. Pelantikan di tengah hamparan timbunan sampah itu menjadi simbol keprihatinan pemerintah daerah terhadap persoalan pengelolaan sampah yang masih menjadi tantangan serius.
Kamarudin menjelaskan, pemilihan TPA Trafo Mayang sebagai lokasi pelantikan bukan tanpa alasan. Ia ingin para pejabat yang baru dilantik memiliki sensitivitas tinggi terhadap isu-isu pembangunan, khususnya di bidang lingkungan hidup.
“Pelantikan di TPA ini adalah simbol. Kita ingin para pejabat merasakan langsung salah satu persoalan nyata yang dihadapi daerah. Sampah adalah isu serius, dan penanganannya membutuhkan komitmen serta kerja nyata dari semua pihak,” tegasnya saat diwawancarai usai kegiatan.
Menurut Kamarudin, pembangunan tidak semata berbicara tentang infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menyangkut keberlanjutan lingkungan. Pengelolaan sampah yang baik, kata dia, mencerminkan kualitas tata kelola pemerintahan serta kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Ia juga mengingatkan agar pejabat tidak hanya bekerja di balik meja, melainkan turun langsung ke lapangan untuk memahami persoalan riil yang dihadapi masyarakat.
“Jabatan ini kan amanah. Saya ingin setiap pejabat yang dilantik hari ini memiliki empati, integritas, dan keberanian mengambil langkah strategis dalam menyelesaikan persoalan-persoalan daerah, termasuk pengelolaan sampah,” tambahnya.
Melalui momentum pelantikan yang digelar di TPA Trafo Mayang ini, Pemkab Beltim berharap terbangun komitmen bersama untuk memperkuat kebijakan serta mendorong inovasi dalam pengelolaan sampah. Langkah tersebut diharapkan mampu mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Belitung Timur.*sumber: Diskominfo-Beltim













