Tradisi Maras Tahun di Tanjung Tikar Tiris Berlangsung Khidmat: Adat dan Budaya Belitung Terus Dilestarikan

BADAU – Tradisi budaya Maras Tahun kembali digelar masyarakat Dusun Tanjung Tikar Tiris, Desa Sungai Samak, Kamis (14/5/2026), dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.

Kegiatan adat tahunan ini dihadiri Ketua Lembaga Adat Melayu Belitung Achmad Hamzah, Ketua Forum Kedukunan Adat Belitung H. Mukti Maharif, serta Dukun Tanjung Tikar Tiris Fadhil Djamali bersama para dukun dari Kecamatan Tanjungpandan dan Kecamatan Badau.

Acara diawali dengan sambutan-sambutan, kemudian dilanjutkan prosesi ritual adat yang dipimpin H. Mukti Maharif didampingi Fadhil Djamali dan ditutup dengan doa bersama.

Fadhil Djamali mengaku bersyukur tradisi Maras Tahun kembali terlaksana dengan baik. Ia juga menyampaikan bahwa mandat kepemimpinan ritual tahun depan telah diserahkan kepadanya.

“Tahun depan langsung saya yang akan memimpin kegiatan Maras Tahun ini,” ujarnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara, termasuk partisipasi masyarakat dan tokoh-tokoh daerah, ssperti halnya bapak Darmansyah Husein yang berpartisipasi dalam acara ini

Ketua Forum Kedukunan Adat Belitung, H. Mukti Maharif, berharap tradisi Maras Tahun terus menjadi agenda rutin masyarakat sebagai warisan budaya yang harus dijaga.

Sementara itu, Ketua LAM Belitung, Achmad Hamzah, menegaskan bahwa Maras Tahun merupakan ritual kearifan lokal yang memiliki nilai silaturahmi, menjaga harmoni kehidupan masyarakat, sekaligus melestarikan budaya dan alam Belitung.*