BADAU – Gerakan Sholat Subuh Berjamaah atau yang akrab disebut Shuling kembali digelar di Kecamatan Badau. Memasuki pelaksanaan ke-41, kegiatan kali ini berlangsung khidmat di Masjid Nurul Hasanah, Dusun Petikan, Desa Sungai Samak, Ahad (17/5/2026).
Kegiatan yang rutin dilaksanakan ini menjadi salah satu upaya mempererat tali silaturahmi antarumat sekaligus menguatkan syiar Islam dalam mendukung pembangunan mental dan spiritual masyarakat di Kabupaten Belitung.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak subuh dengan azan yang dikumandangkan oleh Kelvin, santri TPA Nurul Hasanah. Jamaah kemudian melaksanakan Sholat Subuh berjamaah yang dipimpin oleh Imam Syamsudin dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Belitung.
Suasana religius semakin terasa saat pembacaan Kalam Ilahi Surat Al-Falaq oleh Wira, santri TPA Nurul Hasanah, yang dilanjutkan saritilawah oleh Qila, juga dari TPA Nurul Hasanah.
Ceramah agama disampaikan oleh Ustadz Abdul Azis, pembina jamaah haji dan umrah Yayasan Garis Lurus Belitung. Dalam tausiyahnya, ia menekankan bahwa nikmat terbesar dalam kehidupan manusia adalah nikmat iman.
> “Nikmat yang paling besar bukanlah harta ataupun jabatan, tetapi nikmat iman yang diberikan Allah SWT kepada kita,” ujar Ustadz Abdul Azis di hadapan jamaah.
Kegiatan Shuling ke-41 ini turut dihadiri berbagai tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga unsur organisasi Islam di Kabupaten Belitung. Tampak hadir perwakilan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Belitung, di antaranya H. Hendra Cahya, H. Asmaie, dan H. Usaini beserta jajaran.
Selain itu hadir pula Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Belitung yang diwakili Drs. H. Ibnu Habban dan H. Harteguh beserta jajaran, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Belitung H. Syamsudin, anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Rusdianto, S.I.Kom atau yang akrab disapa Pangak, Ketua DKM Nurul Hasanah Hamsidi beserta pengurus dan jamaah, Ketua TPA Nurul Hasanah Ustadz Hadi, Majelis Taklim Nurul Hasanah, hingga tokoh adat Dusun Petikan.
Turut hadir pula penggiat dakwah dari Desa Kacang Butor, H. Syarfi bersama istri dan rombongan, serta tokoh masyarakat Kecamatan Badau Hadian sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan mental spiritual masyarakat Badau. Ketua RT dan RW se-Dusun Petikan juga tampak mengikuti kegiatan tersebut.
Di sela kegiatan, panitia turut menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah berupa tiga pak buku tulis, tiga buah tas, dan tiga pak pulpen kepada muazin, qori, dan pembaca saritilawah. Bantuan tersebut merupakan sumbangan jamaah Shuling ke-40 dan diserahkan langsung oleh H. Hendra Cahya.

Selain itu, INJAB juga menyalurkan tiga paket kebahagiaan kepada marbot dan lebay kampung dalam kategori fisabilillah untuk dua orang penerima serta satu paket untuk kaum duafa.
Panitia dan jamaah menyampaikan rasa syukur serta ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan membersamai terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Semoga Allah SWT memudahkan segala urusan, melancarkan rezeki, menyehatkan badan, serta senantiasa memberikan ridho dan perlindungan-Nya kepada kita semua,” ujar panitia di akhir kegiatan.
Kegiatan Shuling diharapkan terus menjadi wadah memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun masyarakat yang religius serta harmonis di Kecamatan Badau dan Kabupaten Belitung secara umum.*













