BAZNAS Belitung Perluas Sedekah Sampah, Kini Hadir di Galeri KUMKM dan Kondjie Siburik
- Bangka Belitung Wisata Belitung
- calendar_month Minggu, 6 Sep 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNGPANDAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Belitung terus memperluas gerakan peduli lingkungan melalui Program Sedekah Sampah. Setelah sebelumnya diluncurkan di kawasan KV Senang pada Jumat (21/8/2026), program ini kembali diperluas ke dua lokasi sekaligus, yakni Galeri KUMKM dan Konji Siburik, Tanjungpandan, Sabtu (5/9/2026).
Program tersebut menjadi langkah BAZNAS Belitung untuk mengajak masyarakat tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mengubah sampah yang masih memiliki nilai ekonomis menjadi amal sosial.
Di Galeri KUMKM, peluncuran dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Belitung, Firmansyah, dan disaksikan Ketua Bank Sampah CABIK (Campus Binaan Kebersihan Belitung), Suyatno, serta pihak pengelola Galeri Belitung.
Peluncuran serupa juga dilakukan di Kondjie Siburik, pengelola Konji Siburik, Ishak Holidi.
Dalam program ini, BAZNAS menyediakan tiga jenis wadah khusus untuk menampung sampah yang dapat disedekahkan, yakni botol plastik, gelas minuman plastik, dan sampah kaleng.
Ketua BAZNAS Belitung Firmansyah mengatakan, Program Sedekah Sampah merupakan salah satu bentuk kontribusi BAZNAS dalam membantu mengatasi persoalan sampah sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk bersedekah melalui sesuatu yang sering kali dianggap tidak bernilai.
“BAZNAS meluncurkan program sedekah sampah. Kotak sedekah sampah ini kami tempatkan di Galeri dan Konji Siburik. Kami bekerja sama dengan Bank Sampah CABIK Belitung,” ujar Firmansyah.
Menurutnya, sampah yang terkumpul nantinya akan diambil dan dikelola oleh Bank Sampah CABIK Belitung untuk proses lebih lanjut. Material yang masih memiliki nilai daur ulang akan dimanfaatkan sehingga tidak langsung berakhir sebagai limbah.
“Di sini ada botol, gelas, kemudian kaleng. Insyaallah semua sampah ini nanti bermanfaat. Sampah ini juga bernilai sedekah,” katanya.
Jadi Ruang Sedekah Sekaligus Edukasi
Firmansyah berharap keberadaan kotak sedekah sampah dapat memberikan manfaat ganda bagi masyarakat. Selain membantu menjaga lingkungan tetap bersih, program ini diharapkan menjadi sarana bagi masyarakat untuk beramal melalui kebiasaan sederhana sehari-hari.
“Ini kotak sedekah sampah yang ketiga. Yang pertama di KV Senang, yang kedua di UMKM Galeri, dan yang ketiga di Konji,” kata Firmansyah dalam keterangannya.
Ia menambahkan, keberadaan wadah tersebut juga diharapkan membantu para pengunjung dan pelanggan, khususnya di tempat-tempat usaha seperti Konji Siburik, agar membuang sampah sesuai dengan jenis yang telah disediakan.
“Semoga dengan adanya kotak sedekah sampah ini bisa membantu masyarakat yang ingin bersedekah. Membantu para pelanggan yang sering ngopi di sini membuang sampah pada tempatnya,” ujarnya.
Firmansyah menjelaskan, masyarakat nantinya dapat memilah sampah sesuai wadah yang tersedia, mulai dari kaleng, botol, hingga gelas plastik.
BAZNAS Belitung berharap gerakan tersebut dapat terus berkembang dan hadir di lebih banyak lokasi. Dengan demikian, sampah tidak hanya dipandang sebagai persoalan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi sumber manfaat bagi masyarakat dan bernilai ibadah.
“Semoga ini bermanfaat, bukan cuma untuk pemerintah, tetapi juga untuk masyarakat untuk beramal jariah dan bersedekah di BAZNAS Kabupaten Belitung,” tutup Firmansyah.
Ishak Holidi Owner warkop Kong Djie mengucapkan banyak Terima kasih atas prakarsa baznas untuk turut serta mengelola awal sampah yang dihasilkan dari kegiatan warkop semoga seluruh pelanggan dan pegawai kami selalu taat untuk melakukan langkah kecil dan nyata dalam pengelolaan sampah, sukses selalu untuk Baznas*
- person
- visibility 161
- forum 0