Munajat September di Beltim: Ulama dan Pemkab Bersatu dalam Doa, Jaga Kerukunan hingga Mohon Hujan
- Bangka Belitung Wisata Belitung
- calendar_month Selasa, 8 Sep 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MANGGAR — Lantunan zikir dan doa menggema di Gedung Sekretariat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Desa Baru, Manggar, Rabu (2/9/2026) malam.
Dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan, Tim Munajat dan anggota MUI Kabupaten Beltim bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Beltim mengikuti Munajat Pemkab Beltim Bulan September 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiah di tengah masyarakat.
Munajat kali ini secara khusus ditujukan bagi Tim Munajat dan anggota MUI Kabupaten Beltim. Zikir dan doa bersama dipanjatkan sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, keselamatan, serta perlindungan Allah SWT bagi masyarakat dan daerah Kabupaten Beltim.
Ketua Umum MUI Kabupaten Beltim, KH. Suyatno Taslim, mengatakan munajat bersama merupakan salah satu bentuk ikhtiar untuk memohon agar Kabupaten Beltim senantiasa mendapat keberkahan dan dijauhkan dari berbagai bencana.
“Dengan doa munajat bersama di Sekretariat MUI ini, mudah-mudahan Belitung Timur mendapatkan berkah dan magfirah dari Allah. Mudah-mudahan kita dijauhkan dari bencana,” ujar KH. Suyatno.

Menurutnya, doa tidak cukup hanya dipanjatkan, tetapi juga harus diwujudkan melalui perilaku yang baik, kesabaran, kepedulian terhadap lingkungan, serta kepedulian kepada sesama.
Ia berharap kegiatan-kegiatan keagamaan yang dilaksanakan ke depan dapat memberikan dampak positif, terutama dalam memperkuat karakter generasi muda.
“Mudah-mudahan kegiatan-kegiatan yang akan datang dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya dan mendapatkan hasil yang kita harapkan bersama, terutama agar generasi muda kita kuat imannya, kuat ibadahnya, tekun dalam pendidikan dan semakin terampil untuk masa depannya,” tuturnya.
Doa Agar Hujan Segera Turun
Dalam munajat tersebut, doa khusus juga dipanjatkan agar hujan segera mengguyur wilayah Kabupaten Beltim. Turunnya hujan diharapkan dapat membantu mengurangi potensi kebakaran yang dapat terjadi akibat kondisi lingkungan yang kering.
Meski demikian, masyarakat tetap diingatkan untuk menjaga lingkungan dan menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi memicu bencana.
Bupati Ajak Masyarakat Bijak Hadapi Arus Informasi
Sementara itu, Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, mengatakan munajat bukan hanya menjadi momentum mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga ruang untuk menenangkan hati dan memperkuat kebersamaan di tengah derasnya arus informasi.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum diketahui kebenarannya.
“Kita sekarang hidup di tengah arus informasi yang begitu cepat, sehingga sebelum sempat kita memastikan kebenarannya, informasi sudah menyebar ke mana-mana dan perbedaan pendapat pun mudah berkembang menjadi perdebatan bahkan perselisihan,” kata Kamarudin.
Menurut Kamarudin, ulama dan tokoh agama memiliki posisi strategis dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Peran tersebut dinilai penting agar masyarakat mampu menyikapi perkembangan informasi secara bijaksana tanpa kehilangan kepedulian, kerukunan, dan semangat gotong royong.
“Saya berharap para ulama dan tokoh agama terus memberikan pencerahan, khususnya kepada generasi muda, agar kita tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas, serta tetap menjaga kepedulian, kerukunan, dan semangat gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan,” ungkapnya.
Kamarudin menegaskan, menjaga keamanan, kerukunan, dan membangun daerah bukanlah tugas pemerintah semata. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, ulama, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Belitung Timur tentu tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan para ulama, tokoh agama, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Belitung Timur tetap aman, rukun, dan nyaman bagi kita semua,” ujarnya.
Menutup kegiatan, Kamarudin kembali mengajak masyarakat Beltim untuk bersama-sama memanjatkan doa agar hujan segera turun. Di tengah kondisi daerah yang membutuhkan curah hujan, doa menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memohon pertolongan dan keberkahan.
“Saya mengajak masyarakat untuk sama-sama berdoa, mudah-mudahan hujan segera turun di Kabupaten Belitung Timur,” pungkasnya.* Sumber: Diskominfo SP Beltim
- person
- visibility 151
- forum 0