Bazar UMKM Dukong 2026 Resmi Dibuka, dari Pusat Kuliner, Belanja hingga Hiburan Warga
- Bangka Belitung Wisata Belitung
- calendar_month 1 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNGPANDAN — Lapangan Barokah Desa Dukong, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, mendadak berubah menjadi pusat keramaian warga.
Deretan stan UMKM mulai dipadati masyarakat, Rabu (16/9/2026) sore. Beragam produk usaha warga ditawarkan, sementara musik dan berbagai hiburan membuat suasana semakin semarak hingga malam.
Keramaian tersebut menandai dibukanya Bazar UMKM Dukong 2026 yang akan berlangsung selama lima hari di Lapangan Baroka Jalan Barokah RT 07/02, Desa Dukong.
Bukan sekadar tempat jual beli, bazar ini dikemas menjadi ruang berkumpul warga. Masyarakat bisa datang untuk berbelanja produk UMKM lokal sekaligus menikmati hiburan yang telah disiapkan panitia.
Bazar UMKM Dukong 2026 mengusung tema “5 Hari Penuh Kemeriahan”. Selama pelaksanaan, stan-stan UMKM dibuka setiap hari mulai pukul 14.00 hingga 23.00 WIB. Warga Desa Dukong dan masyarakat sekitar dipersilakan datang meramaikan kegiatan tersebut.
Berbagai produk dan usaha masyarakat Desa Dukong hadir dalam bazar. Kehadiran stan-stan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka secara langsung kepada calon konsumen. Tak hanya berjualan, pelaku usaha juga bisa berinteraksi dengan pengunjung dan memperluas jaringan pemasaran.
Tak Hanya Belanja, Ada Karaoke Dangdut hingga Jalan Sehat
Kepala Desa Dukong, Min Tet SIP, mengatakan bazar sengaja dikemas dengan berbagai kegiatan agar masyarakat tidak hanya datang untuk berbelanja.
Menurutnya, rangkaian acara juga dirancang sebagai hiburan sekaligus wadah mempererat kebersamaan masyarakat.
“Acara bazar UMKM ini berlangsung setiap hari mulai pukul 14.00 hingga 23.00 WIB. Bazar UMKM ini sebagai upaya untuk memberikan ruang bagi pelaku usaha di Desa Dukong agar dapat memperkenalkan dan memasarkan produk mereka kepada masyarakat,” kata Min Tet.
Selain stan UMKM dan hiburan musik, panitia juga menghadirkan sejumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat. Di antaranya perlombaan Karaoke Dangdut hingga Jalan Sehat Sore.
Dengan adanya berbagai kegiatan tersebut, suasana bazar diharapkan tidak hanya hidup pada saat transaksi jual beli berlangsung. Warga juga memiliki ruang untuk bersantai, berkumpul dan menikmati hiburan bersama keluarga maupun tetangga.
Jadi Ruang Promosi Produk Warga
Bagi pelaku UMKM, keberadaan bazar menjadi salah satu kesempatan untuk membawa produk mereka lebih dekat kepada masyarakat. Min Tet berharap para pelaku usaha dapat memanfaatkan momentum tersebut secara maksimal.
“Kami berharap para pelaku UMKM dapat memanfaatkan kegiatan ini sebaik mungkin. Mudah-mudahan produk-produk yang mereka tampilkan semakin dikenal dan masyarakat juga semakin tertarik untuk membeli serta mendukung usaha lokal,” ujarnya usai meresmikan Bazar UMKM tersebut.
Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang mengenal produk lokal, semakin terbuka pula peluang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis mereka.
Karena itu, bazar diharapkan bukan hanya memberikan manfaat selama lima hari pelaksanaan, tetapi juga menjadi pintu bagi UMKM untuk mendapatkan pelanggan baru dan memperluas pemasaran.
Dorong Aktivitas Ekonomi Desa
Selain menjadi tempat promosi, Bazar UMKM Dukong 2026 juga diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Perputaran transaksi selama kegiatan berlangsung menjadi bagian dari upaya mendorong usaha masyarakat agar terus bergerak.
Di sisi lain, ramainya pengunjung juga membuat kawasan bazar menjadi ruang interaksi sosial bagi warga.
Lapangan Barokah yang sehari-hari digunakan untuk aktivitas masyarakat, selama lima hari berubah menjadi tempat bertemunya pelaku usaha, pembeli, keluarga dan warga dari berbagai wilayah sekitar Desa Dukong.
Min Tet mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah desa membangun kebersamaan masyarakat.
“Semoga kegiatan ini dapat berlangsung meriah, tetapi yang paling penting UMKM Desa Dukong semakin berkembang dan masyarakat dapat menikmati rangkaian kegiatan yang kami siapkan,” ungkapnya.
Lima Hari untuk UMKM dan Kebersamaan
Dengan konsep “5 Hari Penuh Kemeriahan”, Bazar UMKM Dukong 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan lebih banyak produk lokal kepada masyarakat.
Selama lima hari, warga dapat datang mulai sore hingga malam untuk berbelanja, menikmati hiburan musik, mengikuti kegiatan yang disiapkan panitia, sekaligus merasakan suasana kebersamaan di Desa Dukong.
Bagi pelaku UMKM, lima hari tersebut menjadi ruang untuk menunjukkan produk dan memperkenalkan usaha mereka.
Sementara bagi masyarakat, bazar menjadi pilihan untuk menikmati sore dan malam dengan suasana berbeda.
Pada akhirnya, Bazar UMKM Dukong 2026 tidak hanya menghadirkan keramaian di sebuah lapangan desa. Di balik stan-stan yang berdiri, terdapat upaya pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka. Di balik hiburan yang disuguhkan, ada ruang bagi masyarakat untuk bertemu dan bersilaturahmi. Dari sana, pemerintah desa berharap tumbuh dua hal sekaligus: UMKM yang semakin berkembang dan masyarakat yang semakin kompak.*
- person
- visibility 63
- forum 0