Breaking News
Trending Tags
Beranda » Bangka Belitung » SMK Go Global, Solusi Mengurangi Pengangguran SMK?

SMK Go Global, Solusi Mengurangi Pengangguran SMK?

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tren ekonomi terbaru menuntut tenaga kerja dengan keterampilan teknis spesifik seperti lulusan SMK. Minimnya kerja sama dunia kerja, keterbatasan infrastruktur, hingga bias gender menghambat penyerapan kerja lulusan SMK. Pemerintah perlu lebih terlibat dalam restrukturisasi pendanaan, penguatan dukungan bagi SMK swasta dan SMK di kota-kota kecil, serta penguatan kemitraan dengan dunia kerja.

Kemajuan teknologi dan meningkatnya kesadaran tentang keberlanjutan membuat tren ekonomi global bergeser. Pergeseran tersebut melahirkan konsep-konsep baru seperti ekonomi hijau, ekonomi biru, dan ekonomi digital yang menuntut tenaga kerja terampil teknis spesifik.

Ekonomi hijau berfokus pada pengurangan emisi, promosi energi bersih, dan pekerjaan hijau. Ekonomi biru enekankan pemanfaatan sumber daya maritim dengan prinsip keberlanjutan. Sementara ekonomi digital mencakup penguatan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (ICT), digitalisasi sektor ekonomi, keamanan siber, dan konektivitas digital. Ketiga konsep ekonomi baru tersebut bisa menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru yang menyerap jutaan tenaga kerja nasional.

Untuk menyambutnya, pemerintah Indonesia menetapkan ketiganya sebagai prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN) 2025-2045.. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kemudian digadang-gadang menjadi instrumen utama pemerintah untuk mencetak tenaga kerja tersebut.

Berdasarkan data tingkat pengangguran terbuka menurut pendidikan yang di rilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Nopember 2025 tercatat sebanyak 35.510 orang berstatus penggangguran dari total 1.189.495 penduduk usia kerja di negeri serumpun sebalai. Dari jumlah penganggur yang sebanyak 35.510 orang itu, lulusan diploma I/II/III menyumbang porsi terbesar 6,58%, diikuti lulusan SMK 6,53%, diploma IV/S1/S2/S3 menyumbang 6,48%, SMA 4,80%, SMP 3,04% dan SD ke bawah 2,33%. Adapun menurut jenis kelamin sebanyak 5,76% perempuan, dan 3,74% laki laki. Sementara itu, jika melihat status pekerjaan, dari 790.870 orang yang bekerja sebanyak 51,04% bekerja di sektor informat dan 48,96% di sektor formal.

Secara nasional lulusan SMK mencatatkan tingkat penggangguran tertinggi, mencapai 8,63% per Agustus 2025. Peningkatan pengangguran lulusan SMK menjadi yang tertinggi dibanding kelompok lulusan lainnya. Meski dirancang untuk menyiapkan tenaga kerja siap pakai, lulusan SMK malah mencatatkan tingkat pengangguran paling tinggi. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka tamatan SMK mencapai 8,63%, turun dibanding tahun lalu yang sebesar 9.01%. Dari tahun ke tahun, lulusan SMK selalu memiliki tingkat pengangguran paling tinggi dibanding tamatan lainnya.

Hal ini lantas memantik tanda tanya, mengingat lulusan SMK telah disiapkan secara khusus dengan keterampilan untuk masuk ke pasar kerja

Banyaknya SMK yang berdiri saat ini tidak memerhatikan jurusan yang dibuka dengan peta kebutuhan tenaga kerja, sehingga potensi terserapnya tenaga kerja lulusan SMK menjadi rendah. Ketidaksesuaian keahlian yang dimiliki lulusan dengan kebutuhan industri membuat banyak lulusan SMK berakhir mengganggur.

Melihat penomena ini, Pemerintah meluncurkan Program SMK Go Global. Program SMK Go Global merupakan inisiatif nasional yang dirancang untuk menyiapkan lulusan SMK kompetitif bekerja di luar negeri melalui jalur resmi dan terstandar internasional. Program ini melibatkan kerja sama Kementerian Pendidikan, Kementerian Tenaga Kerja, BP2MI, hingga mitra industri global. Program ini menekankan pengembangan kompetensi teknis, bahasa asing, dan sertifikasi internasional, sehingga peserta siap menghadapi tantangan dunia kerja global. Selain itu, SMK Go Global juga membangun ekosistem kolaboratif antara sekolah, industri, Balai Latihan Kerja (BLK), dan pemerintah.

Program SMK Go Global adalah upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas lulusan SMK agar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja global. Program ini fokus pada: Pengembangan kompetensi teknis sesuai standar internasional. Sertifikasi vokasi yang diakui di luar negeri. Pelatihan bahasa agar lulusan mampu berkomunikasi di lingkungan kerja global. Pembinaan soft skills seperti kepemimpinan, kerja tim, dan etika profesional.

Meningkatkan kualitas pendidikan vokasi nasional Standar internasional yang diterapkan dalam pelatihan dan sertifikasi akan mendorong sekolah untuk terus meningkatkan kualitas kurikulum dan pengajaran.Program ini selain bertujuan membuka akses bagi peserta untuk ditempatkan di negara-negara yang memiliki kebutuhan tenaga kerja vokasi, seperti Jepang, Korea, Taiwan, dan negara Eropa tertentu.Juga dalam upaya mengurangi angka pengangguran lulusan SMK.

Dengan akses kerja global, lulusan SMK memiliki peluang lebih besar untuk langsung terserap ke dunia kerja. Serta, membangun ekosistem vokasi yang kolaboratif antara pemerintah, industri, BLK, dan sekolah sehingga proses pendidikan hingga penempatan kerja berjalan lancar. *

.*)Penulis adalah BISMI, M.Pd./Kepala SMK Negeri 1 Sijuk

 

  • person
  • visibility 175
  • forum 0
Bagikan Threads

Rekomendasi Untuk Anda

  • M. Fazaldin Pimpin KONI Belitung Periode 2026–2030

    M. Fazaldin Pimpin KONI Belitung Periode 2026–2030

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle sma
    • visibility 305
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN — M. Fazaldin resmi terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Belitung periode 2026–2030. Fazaldin memperoleh suara terbanyak dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Kabupaten Belitung yang digelar pada Sabtu (29/8/2026). Dalam proses pemilihan tersebut, terdapat dua calon Ketua Umum KONI Kabupaten Belitung. M. Fazaldin berhasil mengantongi 17 suara, sementara Mirza […]

  • Dr. Agus Suherman S.Pi, M.Si Jadi PLt. Dirjen Perikanan Tangkap, Ini kata Penyuluh Perikanan Ani Saputra SPi dari Pulau Belitung

    Dr. Agus Suherman S.Pi, M.Si Jadi PLt. Dirjen Perikanan Tangkap, Ini kata Penyuluh Perikanan Ani Saputra SPi dari Pulau Belitung

    • calendar_month Jumat, 5 Mei 2023
    • account_circle sma
    • visibility 201
    • 0Komentar

    JAKARTA: Dr. Agus Suherman S.Pi, M.Si ditunjuk sebagai Plt (pelaksana tugas) Dirjen (Direktorat Jenderal) Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Ri. Atas penunjukkan sebagai dirjen, Ani Saputra SPi dari Penyuluh Perikanan dari pulau Belitung mengucapkan selamat dan sukses semoga dapat menjalankan amanah dan tugasnya.*

  • Gelar Special Screening di Bioskop NSC X Meirobie: Keindahan Pantai di Belitung Kembali Diangkat Lewat Film “Pengin Hijrah”

    Gelar Special Screening di Bioskop NSC X Meirobie: Keindahan Pantai di Belitung Kembali Diangkat Lewat Film “Pengin Hijrah”

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle sma
    • visibility 115
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN – Keindahan pantai dan alam Belitung kembali memukau publik, kali ini lewat film drama romantis terbaru berjudul Pengin Hijrah, garapan Sinemata Buana Kreasindo. Film ini bukan hanya menghadirkan kisah cinta penuh makna, tapi juga menjadikan pesona Belitung sebagai latar utama yang memanjakan mata. Film ini mengikuti kisah Alina (diperankan oleh Steffi Zamora), seorang gadis […]

  • Bapas Tanjungpandan Gelar Sosialisasi Sadar Hukum bagi Generasi Muda, Gandeng Polres Belitung hingga Honda Babel

    Bapas Tanjungpandan Gelar Sosialisasi Sadar Hukum bagi Generasi Muda, Gandeng Polres Belitung hingga Honda Babel

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle sma
    • visibility 93
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Sadar Hukum bagi Generasi Muda pada Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi strategis antara Bapas Tanjungpandan, Kepolisian Resor Belitung, Honda Babel, serta Pemerintah Kabupaten Belitung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Kegiatan tersebut bertujuan untuk menanamkan kesadaran hukum sejak dini, mencegah kenakalan […]

  • PT XL Axiata Tbk Salurkan Program Gerakan Donasi Kuota hingga Kegiatan Kompetisi Kelas Cerdas Digital di MA Muhamadiyah Gantung

    PT XL Axiata Tbk Salurkan Program Gerakan Donasi Kuota hingga Kegiatan Kompetisi Kelas Cerdas Digital di MA Muhamadiyah Gantung

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle sma
    • visibility 88
    • 0Komentar

    GANTUNG: PT XL Axiata Tbk kembali menyalurkan manfaat Program Gerakan Donasi Kuota atau disingkat GDK, kepada lembaga pendidikan di Indonesia. Kali ini Madrasah Aliyah Muhammadiyah, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menjadi salah satu lokasi penyaluran manfaat GDK, bersama dengan 5 lembaga pendidikan lainnya. Hingga akhir tahun 2024, XL Axiata menargetkan sebanyak 200 lembaga […]

  • Isyak Meirobie Gelar Subsidi Paket Sembako Di Lapangan Bola Kampung Parit

    Isyak Meirobie Gelar Subsidi Paket Sembako Di Lapangan Bola Kampung Parit

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2017
    • account_circle sma
    • visibility 101
    • 0Komentar

    TANJUNGPANDAN: hari ini, Sabtu 17 Juni 2017, Sebagai pertanggungjawaban publik, Isyak Meirobie mengelar subsidi paket beras dan mie instan dari gaji dan tunjangan DPRD kepada warga di Lapangan Bola Kampung Parit di kelurahan Parit, KecamatanTanjungpandan,Belitung, Provinsi Bangka Belitung. Mereka yang berhak mendapatkannya adalah mereka yang memegang kartu Jasa (Jaminan Aspirasi Anda) yang diwujudkan dari 100 […]

expand_less