Air Baku PDAM Belitung Surplus hingga Beberapa Bulan, Distribusi Tetap Diatur Hadapi Kemarau
- Bangka Belitung Wisata Belitung
- calendar_month 21 menit yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNGPANDAN – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Belitung. Perumda Air Minum Tirta Batu Mentas memastikan ketersediaan air baku di sejumlah embung milik perusahaan masih dalam kondisi surplus dan diperkirakan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Batu Mentas Kabupaten Belitung, Munandar Motong SE, kepada media Senin pagi (7/9/2026) mengatakan kondisi tersebut menjadi modal penting bagi perusahaan untuk tetap menjaga ketersediaan air layak konsumsi bagi pelanggan selama musim kemarau.
“Pada prinsipnya, kapasitas air baku embung PDAM surplus sampai beberapa bulan ke depan. Jadi tidak ada halangan bagi PDAM untuk menyiapkan air layak konsumsi bagi masyarakat,” ujar Munandar.
Meski stok air baku masih mencukupi, persoalan distribusi menjadi perhatian perusahaan. Jalur suplai dan sistem jaringan yang belum sepenuhnya optimal membuat pengaturan aliran air tetap perlu dilakukan.
Menurut Munandar, penghentian aliran pada jam-jam tertentu bukan disebabkan kekurangan air baku, melainkan bagian dari strategi untuk menjaga keseimbangan pasokan.
“Sebenarnya surplus, hanya saja kita perlu menjaga iramanya. Jika ada penghentian sementara pada jam-jam tertentu, itu dilakukan untuk menahan ketersediaan air sebagai langkah antisipasi,” jelasnya.
Salurkan Bantuan Air Bersih ke Fasilitas Umum
Selain mengatur distribusi, Perumda Air Minum Tirta Batu Mentas bersama pihak terkait juga melakukan langkah sosial dengan menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah fasilitas umum.
Bantuan tersebut antara lain menyasar sekolah dasar (SD), masjid, serta tempat ibadah lainnya, termasuk gereja yang membutuhkan pasokan air.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi musim kemarau.
Tak hanya itu, peninjauan langsung ke sejumlah lokasi juga akan dilakukan. Inspeksi mendadak (sidak) direncanakan menyasar sejumlah titik di kawasan Tanjungpandan dan sekitarnya untuk melihat kondisi distribusi air secara langsung.
“Selain itu, kita juga akan melakukan peninjauan ke sejumlah titik untuk melihat langsung kondisi di lapangan,” ungkap Munandar.
Pipa Besar di Jalan Sudirman Diperbaiki Bertahap
Persoalan kebocoran jaringan perpipaan juga menjadi perhatian serius PDAM. Kebocoran pada jaringan berpotensi menurunkan tekanan air sehingga berdampak terhadap kelancaran pasokan ke pelanggan.
Munandar menjelaskan, perbaikan jaringan pipa berdiameter besar, khususnya ukuran 8 inci ke atas, membutuhkan penanganan yang cukup kompleks. Selain aspek teknis, kemampuan keuangan perusahaan juga menjadi pertimbangan dalam menentukan tahapan perbaikan.
Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di sepanjang Jalan Sudirman, mulai dari kawasan depan Samsat hingga sebelum Makam Pahlawan.
“Insya Allah, kaitan dengan kendala yang terjadi di Jalan Sudirman, mulai dari depan Samsat sampai sebelum Makam Pahlawan, akan kami perbaiki semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan PDAM,” katanya.
Dengan kondisi air baku yang masih surplus, ditambah pengaturan distribusi, pengawasan jaringan, serta perbaikan pipa secara bertahap, PDAM Tirta Batu Mentas optimistis kebutuhan air bersih masyarakat Belitung tetap dapat terlayani selama musim kemarau.
PDAM juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak. Pelanggan diminta mengutamakan kebutuhan utama dan tidak menggunakan air secara berlebihan.
“Kita himbau kepada masyarakat bila khsusus pelanggan PDAM untuk bijak menggunakan air di musim kemarau ini,” katanya.
Penghematan air dinilai penting untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus membantu PDAM mempertahankan kelancaran distribusi kepada seluruh pelanggan.*
- person
- visibility 16
- forum 0