Home / Bangka Belitung / Anak-Anak TK Bina Warga Ke Rumah Adat & Diajarkan Adab Makan Bedulang

Anak-Anak TK Bina Warga Ke Rumah Adat & Diajarkan Adab Makan Bedulang

Bagikan :

TANJUNGPANDAN: Anak-Anak TK Bina Warga Aik Raya jalan A. Yani Tanjungpandan kunjungi LAMBEL (Lembaga Adat Melayu Belitung) pada hari ini.

Adapun kegiatan ini adalah puncak tema semester Ganjil TK Bina Warga dengan tema Tanah Airku/ Sub Tema berupa adat budaya Belitung makan bedulang.
Adapun tujuannya adalah memperkenalkan dan menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air indonesia dan adat budaya daerah kepada anak usia dini dengan mengwujudkan generasi berbudaya, cerdas dan berakhlak mulia.

Acara kegiatan dihadiri Sekdin Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Juhri SPdi, Ketua LAMBEL Drs. H. Abdul Hadi Adjin, Wakil Ketua LAMBEL Achmad Hamzah, dan pengurus LAMBEL, Kabid PAUDNI Ibu Yayan Aprianti yang diwakili Ibu Janita Kasi Kurikulum pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung, SEKSI ketenagaan paud PNF dan ketenagaan kebudayaan Ibu Harum Sahra Mawar, dan Kades Aik Raya Rustam Ludin, Kepala Sekolah TK Bina Warga Henny Meivianty S.Pd AUD, para guru TK Bina Warga.

Acara kegiatan ini diawali pembukaan, sambutan Kepala Sekolah TK Bina Warga Henny Meivianty S.Pd AUD, sambutan Kades Aik Raya Rustam Ludin, Sambutan Wakil Ketua LAMBEL Achmad Hamzah, dilanjutkan dengan sambutan Sekdin Pendidikan dan Kebudayaan Juhri SPdi, yang dilanjutkan dengan pembelajaran tentang adat melayu Belitong mengenai makan berdulang yang disampaikan Achamad Hamzah, menyanyikan lagu daerah (Berage & Kepice) dan diakhiri makan bedulang.

Dalam uraian singkatnya, Wakil Ketua LAMBEL Achmad Hamzah Sebut bahwa acara kegiatan makan bedulang ini adalah upaya memperkenalkan makan bedulang sebagai sebuah warisan budaya tak benda kepada anak usia dini yang kebetulan diinisiasi dari TK Bina Warga.

Menurutnya, pada kegiatan ini diajarkan kepada anak usia dini bagaimana adab makan bedulang yang dimulai dari awal makan bedulang dan waktu menikmati makan bedulang hingga selesai.

Makan bedulang kata Hamzah merupakan bentuk makan keluarga yang sudah hampir punah kurang lebih 40 Tahun ini yang kini upayakan kembali untuk diangkat karena prosesi makan bedulang ini sudah pernah diangkat ke tingkat nasional

“Seyogyalah kita tanamkan adat istidatat ini sebagai perawaris yang akan datang untuk meneruskan nilai budaya kedepan di mulai dari sejak usia dini,” katanya.

Lambel kata Achmad Hamzah ucapkan terima kasih kepada TK Bina Warga yang mempelopori pertama kegiatan makan bedulang dan diharapkan menjadi mata pelajaran muatan kearifan lokal sekolah.

Melalui kegiatan makan bedulang ini kata Achmad, tidak hanya kepada masyarakat serta instansi lainnya namun juga saatnya untuk dikenalkan sejak usia dini.
“Kita harapkan, nantinya bisa diikuti dari TK lainnya yang ada di Belitung,” katanya.

Kepala Kepala Sekolah TK Bina Warga Henny Meivianty S.Pd AUD sampaikan ucapkan terima kasih atas difasilitasinya kegiatan dari TK Bina Warga dari pihak LAMBEL.

Henny akui tahun depan ini bisa kembali dilaksanakan sesuai dengan waktu dan agenda mata pelajarannya.

Adapun di TK Bina Warga ini ada sebanyak 54 murid dengan tenaga pengajar diantaranya, Rosdiana, Suhana, Wita, Nopianti, Eva yolanda, dan triana.*