CIMAHI – Komitmen Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui jalur olahraga mulai menunjukkan hasil. Sebanyak 11 atlet berprestasi asal Beltim yang menempuh pendidikan melalui Program Beasiswa KONI Kabupaten Beltim resmi diwisuda pada Sidang Terbuka Senat STKIP Pasundan Cimahi, Jawa Barat, Tahun Akademik 2025/2026, Rabu (15/7/2026).
Wisuda ke-42 Program Sarjana (S1) dan ke-18 Program Magister (S2) STKIP Pasundan diikuti 450 wisudawan, terdiri atas 394 lulusan sarjana dan 56 lulusan magister. Prosesi wisuda mengusung tema “Membangun Generasi Juara, Inovatif, Berdampak, Berkelanjutan dengan Jati Diri Pasundan.”
Pemerintah Kabupaten Beltim diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Zikril. Turut hadir Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Beltim Akhirudin, Sekretaris KONI Beltim Ferizal, serta Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI Beltim Rahyu Ahmad Ginanjar.
Mewakili Bupati Beltim Kamarudin Muten, Zikril menyampaikan apresiasi kepada para atlet yang berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi tanpa mengesampingkan prestasi di bidang olahraga.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa atlet tidak hanya mampu berprestasi di arena pertandingan, tetapi juga dapat meraih pendidikan tinggi. Mereka merupakan putra-putri terbaik Beltim yang telah menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang olahraga melalui program beasiswa KONI yang didukung Pemkab Beltim sejak tahun 2022,” ujar Zikril.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Beltim terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat melalui berbagai program bantuan pendidikan, mulai dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi.
“Pemkab Beltim juga terus memperluas akses pendidikan tinggi melalui program beasiswa lainnya. Untuk tahun 2027 mendatang, kuota beasiswa non permanen direncanakan akan ditingkatkan dibanding tahun sebelumnya,” katanya.
Investasi Jangka Panjang SDM Olahraga
Ketua Umum KONI Beltim Hendro melalui Sekretaris KONI Beltim, Ferizal, mengatakan wisuda tahun ini menjadi angkatan kedua atlet Beltim yang berhasil menyelesaikan pendidikan di STKIP Pasundan melalui Program Beasiswa KONI.
Menurut Ferizal, program tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia olahraga yang berkualitas.
“Ini tahun kedua atlet-atlet berprestasi Beltim diwisuda di STKIP Pasundan. Kami berharap program ini terus mendapat perhatian yang lebih konkret dari Pemkab Beltim,” ujarnya.
Saat ini, sebanyak 40 mahasiswa asal Beltim masih menempuh pendidikan melalui program tersebut. Seluruh biaya kuliah mereka masih ditanggung oleh STKIP Pasundan, sehingga dukungan berbagai pihak dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan program.
“Program ini merupakan investasi sumber daya manusia. Kami optimistis para lulusan nantinya dapat kembali mengabdi untuk memajukan olahraga maupun dunia pendidikan di Kabupaten Beltim,” kata Ferizal.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Senat STKIP Pasundan dan Yayasan Pasundan, pengurus KONI Beltim periode sebelumnya yang menggagas program beasiswa, Pemerintah Kabupaten Beltim yang memberikan dukungan pendanaan, serta DPRD Kabupaten Beltim yang terus mengawal keberlanjutan program tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Ketua STKIP Pasundan, Prof. Dr. Dedi Supriadi, mengumumkan rencana pembukaan Program Doktor (S3) bidang Olahraga Kesehatan sebagai bagian dari pengembangan institusi pendidikan tinggi olahraga di Indonesia.
Adapun 11 atlet asal Kabupaten Beltim yang diwisuda melalui Program Beasiswa KONI Kabupaten Beltim yakni Lusy, Meilina, Alfin Dwi Ansa, Intan Apry Andiny, Anis Nabila, Shintia Nurapmi, Joliansyah, Thomas Andika Putra Hetharia, Alek Iwan Sanjaya, Randi, dan Daru Iswara.
Program Beasiswa KONI Beltim diharapkan tidak hanya melahirkan atlet-atlet berprestasi, tetapi juga menghasilkan tenaga pendidik, pelatih, dan pembina olahraga yang mampu memperkuat pembangunan olahraga di Kabupaten Belitung Timur di masa mendatang.*sumber: Diskominfo-SP-Beltim











