TANJUNGPANDAN – Upaya memperluas akses permodalan bagi nelayan terus mendapat perhatian. Kali ini, pihak Bank Mandiri turun langsung ke lokasi usaha nelayan di Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, untuk melihat secara langsung kondisi usaha sekaligus melakukan survei terkait pengajuan modal usaha penangkapan ikan.
Survei tersebut dilakukan terhadap dua nelayan Desa Juru Seberang, yakni Azis dan Mustofa. Pimpinan Bank Mandiri, Febri, turun langsung meninjau lokasi usaha para nelayan dan berdialog dengan mereka guna mengetahui kondisi usaha, kebutuhan permodalan, serta rencana pengembangan kegiatan penangkapan ikan.
Kunjungan langsung ini menjadi bagian penting dalam proses pengajuan pembiayaan, karena pihak perbankan dapat melihat secara langsung aktivitas usaha nelayan di lapangan.
Dalam proses tersebut, Penyuluh Perikanan Ani Saputra, S.Pi., turut mendampingi para nelayan. Pendampingan dilakukan untuk membantu nelayan dalam proses pengajuan kredit sekaligus memberikan arahan terkait kelengkapan dan tahapan yang perlu dipersiapkan.
Ani Saputra selama ini turut berperan dalam menjembatani komunikasi antara nelayan dan pihak perbankan, sehingga proses pengajuan pembiayaan dapat berjalan lebih baik.
Survei lapangan tersebut juga diikuti oleh Ibu Mala, staf Bank Mandiri, yang mendampingi pimpinan bank dalam melakukan peninjauan dan wawancara dengan para nelayan.
Dorong Nelayan Lebih Mudah Akses Modal
.
Kehadiran pihak perbankan secara langsung ke lokasi usaha dinilai menjadi langkah positif bagi nelayan. Dengan melihat kondisi usaha secara langsung, pihak bank dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai aktivitas dan kebutuhan usaha penangkapan ikan.
Akses permodalan menjadi salah satu faktor penting bagi nelayan untuk mengembangkan usaha, terutama dalam memenuhi kebutuhan operasional dan sarana pendukung kegiatan melaut.

Sinergi antara perbankan dan penyuluh perikanan diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas bagi nelayan untuk memperoleh pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan usaha mereka.
Langkah ini sekaligus menunjukkan pentingnya pendampingan kepada nelayan agar mereka tidak hanya mendapatkan akses modal, tetapi juga memahami proses pembiayaan dan mampu mengelola modal tersebut untuk mendukung keberlanjutan usaha penangkapan ikan.
Dengan adanya survei langsung dari Bank Mandiri, Azis dan Mustofa berharap proses pengajuan modal usaha yang mereka lakukan dapat berjalan lancar dan nantinya mampu membantu meningkatkan produktivitas serta mengembangkan usaha penangkapan ikan mereka.*











