BAZNAS Belitung Gandeng Dinas Pendidikan, Perkuat Pengumpulan ZIS untuk Cegah Anak Putus Sekolah

Sinergi ini diharapkan menjadi langkah baru dalam meningkatkan pengumpulan dana ZIS di Kabupaten Belitung. Dana yang terkumpul nantinya akan sepenuhnya dikembalikan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak di Kabupaten Belitung

TANJUNGPANDAN — Pimpinan BAZNAS Kabupaten Belitung melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung yang berlangsung di kantor dinas pendidikan, Tanjungpandan. Pertemuan tersebut membahas penguatan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan pendidikan Kabupaten Belitung.

Ketua BAZNAS Belitung menyampaikan bahwa potensi ZIS di lingkungan Dinas Pendidikan sangat besar, namun hingga saat ini masih belum tergarap secara optimal. Karena itu, pihaknya berharap adanya dukungan penuh dari Kepala Dinas Pendidikan untuk mendorong optimalisasi pengumpulan ZIS di seluruh satuan pendidikan.

“Kami hadir selain untuk bersilaturahmi juga ingin memperkuat koordinasi terkait optimalisasi zakat, infak, dan sedekah di lingkungan pendidikan. Potensinya sangat besar dan tentu manfaatnya akan kembali kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan bantuan pendidikan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Tomy Wardiansyah, S.Sos. menyambut baik langkah yang dilakukan BAZNAS. Ia menegaskan dukungannya terhadap program optimalisasi ZIS dan siap menyampaikan hal tersebut kepada seluruh kepala sekolah mulai dari tingkat PAUD, SD hingga SMP.

“ZIS ini nantinya dikembalikan untuk membantu anak-anak kita agar tidak putus sekolah karena keterbatasan biaya. Saya sangat mendukung program ini dan akan menyampaikan langsung kepada seluruh kepala sekolah,” kata Tommy.

Ia juga berharap sinergi antara Dinas Pendidikan dan BAZNAS Belitung terus diperkuat, terutama dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Belitung untuk menekan angka anak putus sekolah.

“Minimal anak-anak kita bisa terus melanjutkan pendidikan hingga jenjang sekolah menengah atas (SMA),” tambahnya.

Melalui program Belitung Cerdas, BAZNAS Kabupaten Belitung selama ini rutin menyalurkan bantuan pendidikan dan beasiswa bagi pelajar dari keluarga kurang mampu. Setiap bulannya, bantuan untuk siswa sekolah dasar mencapai sekitar Rp10 juta, sementara untuk tingkat sekolah menengah pertama sekitar Rp5 juta per bulan.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan serta Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Perencanaan BAZNAS Belitung.

Sinergi ini diharapkan menjadi langkah baru dalam meningkatkan pengumpulan dana ZIS di Kabupaten Belitung. Dana yang terkumpul nantinya akan sepenuhnya dikembalikan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak di Kabupaten Belitung.*