Bupati Belitung Kukuhkan Pengurus Lembaga Adat Melayu Belitung Periode 2026–2029
- Bangka Belitung Wisata Belitung
- calendar_month 1 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNGPANDAN— Bupati Belitung Djoni Alamsyah resmi mengukuhkan pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Belitung periode 2026–2029 dalam acara yang berlangsung di Ruang Baperinda Kabupaten Belitung, Rabu (28/10/2026).
Dalam kepengurusan tersebut, Shofwan AR dipercaya sebagai Ketua LAM Belitung, didampingi Alpian sebagai wakil ketua. Sementara itu, Galih Prawira menjabat sekretaris dan Wawan Irwanda sebagai bendahara.
Pengukuhan ini turut dihadiri Wakil Bupati Belitung Syamsir, Ketua DPRD Belitung Vina Crystin Ferani, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, tokoh adat, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Belitung Djoni Alamsyah menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus LAM yang baru dikukuhkan. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjaga kelestarian adat dan tradisi Melayu Belitung agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi.
Menurutnya, pelestarian adat tidak cukup hanya dengan menjaga tradisi yang sudah ada, tetapi juga harus disertai upaya mewariskannya kepada generasi muda.
Bupati juga mendorong pengurus LAM bersama dinas terkait untuk mengembangkan penyediaan informasi berbasis televisi yang memuat cerita, sejarah, tradisi, dan kebudayaan Melayu Belitung yang dipasang di rumah adat Belitung.
Melalui media tersebut, masyarakat maupun wisatawan diharapkan dapat mengenal lebih jauh kekayaan budaya Belitung tanpa harus selalu datang langsung ke rumah adat.
Upaya ini dinilai dapat menjadi sarana edukasi sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah melalui promosi kebudayaan lokal.
LAM Siapkan Program Kunjungan dan Festival Begawai
Ketua LAM Belitung periode 2026–2029, Shofwan AR, mengatakan pihaknya akan menyelaraskan program kerja lembaga dengan arah pembangunan Kabupaten Belitung.
“Setelah pengukuhan ini, kami akan mulai bergerak untuk merencanakan program tahun 2027 dan 2028,” ujarnya.
Shofwan menjelaskan, pada 2027 LAM Belitung akan memfokuskan kegiatan pada kunjungan ke kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Belitung. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat sekaligus memperkuat pemahaman mengenai adat dan kebudayaan Melayu.
Sementara itu, pada 2028, LAM Belitung merencanakan penyelenggaraan Festival Begawai Orang Belitung, yakni festival yang mengangkat prosesi perkawinan adat Belitung dan melibatkan seluruh kecamatan di Kabupaten Belitung.
Festival tersebut direncanakan berlangsung selama satu bulan dengan rangkaian kegiatan yang menampilkan berbagai tahapan dalam prosesi perkawinan adat Melayu Belitung.
Shofwan menjelaskan, kegiatan akan digelar secara berkala, di antaranya setiap malam Minggu dengan menampilkan prosesi perkawinan adat di rumah pengantin perempuan atau rumah nek bini. Selanjutnya, pada Minggu pagi akan digelar prosesi pemandik besimbor.
Menurutnya, festival ini tidak hanya menjadi ruang pelestarian tradisi, tetapi juga berpotensi menjadi daya tarik wisata budaya yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Belitung.
Gandeng OPD untuk Perkuat Wisata Budaya
Untuk merealisasikan program tersebut, LAM Belitung akan berkoordinasi dengan sejumlah perangkat daerah dan lembaga terkait.
Kolaborasi itu antara lain melibatkan Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta lembaga kearsipan daerah maupun nasional sesuai kebutuhan program.
Shofwan berharap sinergi lintas sektor dapat mendukung pendokumentasian, pelestarian, dan promosi adat Melayu Belitung agar lebih dikenal masyarakat luas.
Ia menambahkan, pengembangan wisata berbasis adat dan budaya perlu dilakukan secara berkelanjutan sehingga tradisi lokal tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga dapat diperkenalkan kepada generasi muda dan menjadi bagian dari daya tarik pariwisata daerah.
Dengan kepengurusan baru dan rencana program yang telah disiapkan, LAM Belitung diharapkan dapat mengambil peran dalam menjaga identitas budaya Melayu sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Belitung melalui pengembangan wisata budaya.*
- person
- visibility 53
- forum 0