Bupati Beltim Keliling Empat Sekolah, Bantu Siswa Kurang Mampu

Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus dimulai sejak dini. Karena itu, ia mengajak seluruh tenaga pendidik untuk tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter peserta didik.

MANGGAR: Hari pertama masuk sekolah di Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Senin (13/7/2026), berlangsung penuh semangat. Suasana Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) semakin hangat ketika Bupati Beltim, Kamarudin Muten, turun langsung menyapa siswa dan guru di empat sekolah di Kota Manggar.

Kunjungan dimulai dari SMP Negeri 2 Manggar, kemudian berlanjut ke SD Negeri 3 Manggar, SMP Negeri 4 Manggar, dan ditutup di SD Negeri 19 Manggar. Turut mendampingi Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Haryanto, Kepala Dinas Pendidikan Sabarudin, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Beltim Royan Agusriadi.

Kehadiran rombongan disambut antusias para guru dan siswa yang telah berjejer sejak pagi untuk menyambut orang nomor satu di Kabupaten Beltim tersebut.

Pada setiap sekolah yang dikunjungi, Bupati menyerahkan 10 paket bantuan berupa tas sekolah dan perlengkapan alat tulis kepada siswa baru dari keluarga kurang mampu. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pribadi Bupati untuk membantu peserta didik memulai tahun ajaran baru dengan lebih percaya diri.

“Guru-guru sudah hadir semua, anak-anak juga semangat mengikuti hari pertama sekolah. Saya sangat senang melihat antusiasme mereka,” ujar Kamarudin.

Ia menegaskan, bantuan yang diberikan berasal dari dana pribadi dan tidak hanya berhenti di empat sekolah tersebut. Dalam beberapa hari ke depan, dirinya akan melanjutkan kunjungan ke sekolah-sekolah di enam kecamatan lainnya agar seluruh siswa yang membutuhkan dapat menerima bantuan serupa.

“Saya hanya membagikan sepuluh paket di setiap sekolah yang saya kunjungi hari ini dari dana pribadi. Bantuan ini memang diprioritaskan untuk siswa baru dari keluarga kurang mampu. Nanti secara bertahap seluruh anak yang membutuhkan akan mendapatkan bantuan,” katanya.

Menurut Kamarudin, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus dimulai sejak dini. Karena itu, ia mengajak seluruh tenaga pendidik untuk tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun karakter peserta didik.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang mengantar anak-anaknya ke sekolah. Saya berpesan kepada guru agar memberikan pendidikan yang baik sejak SD. Fondasi karakter harus dibangun sejak awal agar mereka tumbuh menjadi generasi yang berkualitas,” ucapnya.

Selain memantau pelaksanaan MPLS, Bupati juga berdialog dengan kepala sekolah mengenai berbagai program pendidikan yang sedang berjalan, termasuk persiapan mencetak siswa berprestasi yang mampu bersaing masuk SMA Unggul Garuda.

SMPN 2 Manggar Siapkan Siswa Menuju SMA Unggul Garuda

Kepala SMP Negeri 2 Manggar, Daisy A, mengapresiasi kunjungan Bupati yang menjadikan sekolahnya sebagai lokasi pertama monitoring MPLS tahun ajaran 2026/2027. Menurutnya, perhatian pemerintah daerah menjadi motivasi bagi guru maupun peserta didik untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati yang telah memberikan bantuan berupa tas kepada sepuluh siswa kami. Bantuan ini tentu sangat bermanfaat, khususnya bagi peserta didik yang membutuhkan,” ujar Daisy.

Ia juga menilai pesan Bupati mengenai pentingnya menjalankan program secara berkelanjutan menjadi penyemangat bagi sekolah untuk terus melakukan pembenahan.

“Kami menangkap pesan beliau bahwa program tidak harus besar, tetapi harus terus berjalan dan berkesinambungan. Itu menjadi semangat bagi kami untuk terus melakukan pembenahan,” katanya.

Terkait program SMA Unggul Garuda, Daisy mengungkapkan pihaknya telah memetakan peserta didik yang memiliki potensi akademik. Saat ini terdapat sedikitnya dua siswa yang dinilai berpeluang memenuhi persyaratan seleksi dan akan mendapatkan pendampingan secara intensif.

“Kami akan terus melakukan pendampingan agar mereka siap mengikuti seleksi. Harapannya, tahun depan ada siswa SMP Negeri 2 Manggar yang berhasil lolos ke SMA Unggul Garuda,” pungkasnya.*sumber: Diskominfo-SP-Beltim