MANGGAR – Minimnya anggaran untuk persiapan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Bangka Belitung VII Tahun 2026 mendorong DPRD Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mengambil langkah cepat. Melalui Komisi III, DPRD Beltim menggelar rapat kerja bersama Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Beltim di ruang rapat DPRD Beltim, Senin (2/3/2026).
Rapat tersebut membahas kesiapan kontingen Beltim menghadapi Porprov VII yang akan diselenggarakan di Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, dan Bangka Tengah.
Ketua Umum KONI Beltim, Hendro, memaparkan total kebutuhan anggaran untuk mengikuti Porprov tahun ini mencapai Rp5 miliar. Sementara itu, saat ini KONI Beltim hanya akan menerima hibah sebesar Rp1,5 miliar sehingga masih membutuhkan tambahan sekitar Rp3,5 miliar.
Menurut Hendro, anggaran tersebut akan digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pembayaran insentif atlet dan pelatih, penyediaan sarana dan prasarana, hingga biaya keberangkatan serta akomodasi selama pelaksanaan Porprov.
“Tahun ini kebutuhan anggaran lebih besar dibandingkan Porprov VI Tahun 2023 di Kabupaten Bangka Barat yang saat itu sekitar Rp4 miliar,” ujar Hendro.
Ia menjelaskan peningkatan kebutuhan anggaran terjadi karena jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan pada Porprov VII lebih banyak dibandingkan edisi sebelumnya. Selain itu, lokasi pertandingan juga tersebar di beberapa daerah.
Didampingi Sekretaris KONI Beltim Ferizal, Hendro menyebutkan terdapat 26 cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Porprov VII. Dari jumlah tersebut, KONI Beltim berencana mengikuti 23 cabang olahraga dengan total sekitar 350 atlet, pelatih, dan ofisial.
Jumlah tersebut, kata dia, sudah dipangkas dari total kuota peserta Porprov 2026 yang mencapai 637 orang.
“Kami sudah melakukan kalkulasi. Jika ingin mencapai target masuk tiga besar, kebutuhan ideal anggaran berada di angka Rp5 miliar dan itu pun sudah melalui berbagai efisiensi,” jelasnya.
Pada tahun anggaran 2026, KONI Beltim menerima hibah sebesar Rp1,5 miliar melalui Dispora Beltim. Anggaran tersebut diprioritaskan untuk pembinaan prestasi olahraga, terutama dalam rangka persiapan menghadapi Porprov.
“Kami berharap anggaran hibah ini segera dapat dicairkan melalui Naskah Perjanjian Hibah Daerah. Anggaran ini penting untuk pembinaan atlet dan pelatih, termasuk pembayaran honor,” tambah Hendro.
DPRD Beltim Cari Solusi
Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Komisi III DPRD Beltim Akhiruddin mengatakan pihaknya masih mencari solusi terbaik untuk memenuhi kebutuhan anggaran persiapan Porprov VII.
Menurutnya, baik KONI maupun Dispora telah menyampaikan penjelasan yang rasional terkait kebutuhan anggaran yang ada.
“Kita memahami kondisi keuangan pemerintah daerah saat ini yang juga dialami banyak daerah lain. Di sisi lain, KONI juga telah melakukan efisiensi anggaran,” ujar Akhiruddin yang akrab disapa Didin.
Sebagai komisi yang membidangi olahraga, Didin menegaskan Komisi III DPRD Beltim tidak akan tinggal diam. Dalam waktu dekat, pihaknya akan membawa proposal kebutuhan anggaran KONI Beltim kepada Bupati Beltim Kamarudin Muten.
“Porprov sangat penting, baik dari sisi keikutsertaan maupun prestasi. Ini menyangkut nama baik daerah sehingga menjadi perhatian serius kami di Komisi III,” tegasnya.
Didin berharap ada penambahan anggaran melalui Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang nantinya dapat diperkuat dalam APBD Perubahan Tahun 2026.
Penambahan anggaran tersebut akan disampaikan kepada pemerintah daerah, baik kepada Bupati maupun Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Proses ini dinilai perlu segera dilakukan agar dapat masuk dalam pembahasan KUA-PPAS Perubahan yang dijadwalkan pada Juli 2026.
Namun demikian, apabila penambahan anggaran melalui APBD maupun dukungan dana tanggung jawab sosial tidak dapat terealisasi, maka pengurangan jumlah cabang olahraga yang diikuti menjadi opsi terakhir.
“Misalnya dari 23 cabang olahraga menjadi 15 cabang olahraga dengan fokus pada cabang yang berpotensi meraih medali emas. Namun ini merupakan pilihan terakhir. Kami tetap berupaya mencari solusi terbaik demi kemajuan prestasi olahraga daerah,” pungkas Didin.
Rapat kerja Komisi III DPRD Beltim tersebut turut dihadiri Kepala Dispora Beltim Amrizal, Kepala Bidang Pengembangan Bakat Olahraga dan Prestasi Sarlis, Wakil Ketua I KONI Beltim Umar Hasan, serta jajaran pengurus KONI Beltim.*sumber: Diskominfo-SP-Beltim



















