Home / Bangka Belitung / Dermaga Suak Kemang Petaling Kondisinya Tak Layak Lagi Aktivitas Nelayan

Dermaga Suak Kemang Petaling Kondisinya Tak Layak Lagi Aktivitas Nelayan

Bagikan :

SELATNASIK: Rafik, Nelayan Suak Kemang  Desa Petaling, Kecamatan Selat Nasik, mengeluhkan akan kondisi dermaga nelayan yang sudah semakin parah, namun belum ada realiasi hingga kini perehabannya untuk pembangunan akses lalu lintas bagi nelayan. Upaya yang dilakukan misalnya, sejak 2016, lalu sudah diusulkan oleh nelayan ke desa, sampai masuk Musrenbang kecamatan. Namun tak kunjung dibangun.

Kondisi jembatan tambat labuh Suak Kemang desa Petaling saat ini

Bahkan sudah sempat dikunjungi dinas perikanan provinsi Babel, serta instansi terkait lainnya.

“Bila kondisi rusak. Hampir tiap bulannya selalu di rehab nelayan, ” katanya kepada media, belum lama ini.

Menurut Rafik,  nelayan Suak Kemang berharap agar pemerintah provinsi memperhatikan kondisi tersebut Khususnya DKP propinsi karena dermaga tersebut akses bagi nelayan untuk menikmati ekonomi.

DKP (Dinas Kelautan dan Perikanan) Provinsi Babel (Bangka Belitung) lakukan pengecekan terhadap jembatan tambat labuh nelayan di Dusun Suak Kemang, Desa Petaling

Untuk diketahui, Jumat, 14 Februari 2020, lalu DKP (Dinas Kelautan dan Perikanan) Provinsi Babel (Bangka Belitung) lakukan pengecekan terhadap jembatan tambat labuh nelayan di Dusun Suak Kemang, Desa Petaling Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung.

Rombongan pengecekan tersebut dipimpin Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Bangka Belitung Dasminto, S.PI, MSi, yang didampingi sekretarisnya beserta staf Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Bangka Belitung.

Seperti diketahui, baru baru ini, Karena jembatan darurat sebagai satu-satunya akses lalu lintas, Pemdes (pemerintah desa) Petaling dan para Nelayan berinisiatif merehab jembatan tambat labuh nelayan di Dusun Suak Kemang, Desa Petaling Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung.  Perehaban jembatan dengan bantuan dari kas LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat).

gubernur Babel didampingi Bupati Belitung Sahani Saleh serta Camat Selat Nasik, pada Jumat (14/2/2020), dengan menggunakan Helicopter milik Kepolisian Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Polda Babel), Gubernur Babel, Erzaldi Rosman memantau melalui udara sejumlah proses pembangunan di Pulau Selat Nasik,

Dan perlu diketahui, jembatan suak kemang adalah alternstif nelayan untuk cari ikan dilaut. Saban hari, harus lewat jalan dan sampai ketempat tambat labuh nelayan. Umumnya, warga menyandarkan perahu, hingga barang barang kebutuhan perlengkapan untuk nelayan.

Memang saja bukan dari dari DKP yang meninjau lokasi tambat labuh Suak Kemang, juga  gubernur Babel didampingi Bupati Belitung Sahani Saleh serta Camat Selat Nasik, pada Jumat (14/2/2020), dengan
menggunakan Helicopter milik Kepolisian Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Polda Babel), Gubernur Babel, Erzaldi Rosman memantau melalui udara sejumlah proses pembangunan di Pulau Selat Nasik, Kabupaten Belitung
Di atas ketinggian Gubernur Babel melihat kondisi pembangunan Tambat Labuh Nelayan di Suak Kemang, disamping melihat Kawasan Prioritas Pedesaan Nasional (KPPN) Pelabuhan Tanjung Nyato, Pelabuhan Pos Terpadu Tanjung Kucing serta rencana pembangunan cold storage.*