TANJUNGPANDAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Belitung akan menggelar kegiatan Sunatan Massal Tahap I pada Senin, 29 Juni 2026, bertempat di kantor sementara Baznas Belitung yang berlokasi di Kantor MUI Belitung. Sebanyak 50 anak dijadwalkan mengikuti khitan gratis yang dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan sosial ini merupakan hasil kolaborasi antara Baznas Belitung dengan Baznas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Tim Penggerak PKK Kabupaten Belitung, serta Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yang bertugas sebagai tim medis.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, Wakil Bupati Belitung Syamsir, Wakil Ketua Baznas 2 Bangka Belitung, Ketua TP PKK Kabupaten Belitung, Hastari Djoni Alamsyah, serta beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung, IDI dan undangan lainnya.
Ketua Tim Pengerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani ucapkan terima kasih kepada Baznas Belitung telah membantu kegiatan ini dan berharap kegiatan bakti sosial dan khitanan massal ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan bantuan untuk anak yang melaksanakan khitanan.
Ketua Baznas Belitung, Firmansyah, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah hari ini kegiatan sunatan massal yang bekerja sama dengan Tim PKK Provinsi, Tim PKK Kabupaten, dan juga Baznas Provinsi berjalan dengan lancar. Jumlah anak yang disunat sebanyak 50 orang,” ujar Firmansyah.
Menurutnya, kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ibu Gubernur, Ibu Bupati, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Belitung yang diwakili oleh Wakil Bupati, Pak Syamsir.
Firmansyah menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi. Awalnya panitia hanya membuka kuota sebanyak 50 peserta dan jumlah tersebut langsung terpenuhi.
“Sangat antusias sekali masyarakat. Sebenarnya kami hanya membuka kuota untuk 50 anak, namun karena keterbatasan kuota, pendaftaran kami tutup setelah mencapai 50 peserta,” katanya.
Melihat tingginya minat masyarakat, Baznas Belitung berencana kembali menggelar kegiatan serupa pada 8 dan 9 Juli 2026 di Tanjung Tengah untuk mengakomodasi peserta yang belum sempat terdaftar.
“Sisanya kami pindahkan nanti pada tanggal 8 dan 9 Juli 2026 yang akan dilaksanakan di Tanjung Tengah. Semoga kegiatan ini bisa membantu masyarakat, terutama mereka yang memang menunggu program seperti ini,” jelasnya.
Firmansyah menambahkan, program sunatan massal gratis ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Baznas terhadap masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu yang mengalami kendala biaya untuk mengkhitankan anak-anak mereka.
“Program ini memang sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Banyak keluarga yang belum mampu mengkhitankan anaknya karena keterbatasan biaya. Selain itu, momen sunatan massal yang dilakukan secara bersama-sama juga menjadi daya tarik tersendiri sehingga masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan ini,” pungkasnya.
Kegiatan sunatan massal ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk pelayanan sosial kepada masyarakat serta menjadi wujud sinergi antara Baznas, pemerintah daerah, dan Tim Penggerak PKK dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Belitung.











